Warga Nelayan Pemancing Cumi Asal Desa Tarupa, Dilaporkan Hilang

- Redaktur

Senin, 9 Desember 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR, SULSEL || Sangkakala 7
Salah seorang warga nelayan pemancing cumi asal Desa Tarupa, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan atas nama, Karim (53 thn) dilaporkan hilang oleh pihak Pemerintah Desa, Senin, (9/12) pagi.

Laporan hilangnya lelaki Karim (53 thn) disampaikan Sekretaris Desa Tarupa, Suharjo Muna yang berharap bantuan kerjasama pencarian dan penyelamatan dari pihak Pos SAR Selayar bersama tim gabungan TNI-AL, Tagana, Markas Rescue Team (Mar-team) BPBD dan instansi terkait lainnya.

Lelaki Karim (53 thn) dilaporkan meninggalkan rumah menuju ke laut untuk memancing cumi, pada sekira Pukul 18.30 Wita, seusai sholat magrib.

Akan tetapi, hingga menjelang pagi, korban tak kunjung kembali ke rumah hingga membuat panik keluarga.

Warga yang mendapat dan mengetahui informasi kejadian tersebut akhirnya memutuskan untuk turun melakukan upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban.

Upaya pencarian yang mulai dilakukan warga pada sekitar pukul 08.00 Wita, Senin, (9/12) pagi, akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya perahu bersama pakaian dan perlengkapan memancing milik korban yang masih utuh di dalam perahu.

Perahu korban ditemukan dalam kondisi kosong dan mengapung pada sekitar pukul 09.00 Wita.
Sementara korban tidak ditemukan berada di sekitar perahu miliknya. Setelah melakukan upaya pencarian dan tak kunjung membuahkan hasil, wargapun memutuskan untuk berkoordinasi dan menyampaikan laporan kejadian kepada aparat pemerintah desa melalui sekretaris desa, Suharjo Muna.

Usai menerima informasi dan laporan kejadian yang disampaikan warga, Sekretaris Desa, Suharjo Munapun langsung meneruskan informasi warga kepada pemerintah kabupaten dan berkoordinasi dengan tim Pos SAR SAR Selayar bersama segenap tim gabungan dari unsur TNI-AL, Satpolairud, BPBD, Tagana Dinas Sosial, Markas Rescue Team (Mar-team) yang diharapkan bisa segera menindaklanjuti laporan kejadian dengan pelaksanaan Opsar pencarian serta penyelamatan terhadap korban.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Berita Terbaru