Pengajuan KYG Perumahan Kemang Mandira Diduga Dipersulit BTN Kranji, Developer Mengaku Diberi Harapan Palsu

- Redaktur

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Proses pengajuan Kredit Yasa Griya (KYG) untuk proyek Perumahan Kemang Mandira dilaporkan mengalami hambatan serius. Pihak pengembang menuding adanya pem­persulitan berlarut dari Bank BTN Cabang Kranji, meski sejumlah kewajiban dinyatakan telah dipenuhi. Rabu, 31/12/2025.

‎Developer Perumahan Kemang Mandira mengungkapkan, mereka telah membangun tiga unit rumah secara fisik sebagai bentuk komitmen dan kepercayaan terhadap proses pembiayaan yang diajukan. Namun hingga kini, pencairan dana KYG tak kunjung terealisasi.

‎“Kami sudah bangun tiga unit rumah. Itu bukan janji, tapi bukti nyata di lapangan. Tapi dari pihak bank, khususnya oknum pegawai, justru hanya memberi harapan tanpa kepastian,” ujar perwakilan developer.

‎Developer juga menyebut adanya oknum pegawai BTN berinisial W, yang diduga kerap memberikan janji-janji manis terkait percepatan proses pencairan KYG. Oknum tersebut disebut-sebut menjanjikan bahwa pencairan akan dilakukan pada Desember 2025, namun hingga akhir tahun, realisasi tersebut tidak terjadi.

‎“Kami dijanjikan pencairan Desember 2025. Nyatanya, hingga sekarang tidak ada kepastian. Yang ada hanya alasan, penundaan, dan permintaan kelengkapan tambahan yang terus berubah,” tambahnya.

‎Situasi ini dinilai merugikan pihak pengembang, baik secara finansial maupun kepercayaan bisnis, mengingat pembangunan sudah berjalan dan dana operasional telah dikeluarkan lebih dahulu.

‎Developer menilai, pola komunikasi yang tidak transparan serta janji yang tak kunjung terealisasi dapat mencederai iklim pembiayaan perumahan, khususnya bagi pengembang skala menengah yang bergantung pada skema KYG.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank BTN Cabang Kranji belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Redaksi masih berupaya meminta klarifikasi untuk menjaga prinsip keberimbangan informasi.

‎Developer berharap manajemen BTN pusat turun tangan melakukan evaluasi internal, sekaligus memberikan kepastian hukum dan finansial agar proyek perumahan tidak menjadi korban janji tanpa realisasi.

‎“Kami tidak menuntut lebih. Hanya kepastian. Jika memang tidak layak, sampaikan secara jujur. Jangan beri harapan palsu,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

CUACA JADI KENDALA, PENGERJAAN SABO DAM DIKEBUT
Warga RT 006, RW 010 Perumahan Villa Mutiara Jaya III, Cor Jalan Rusak dengan Dana Swadaya
Konsumen Nanggerang Residence Bogor Gelar Akad Kredit KPR di BSN Cibubur
Konsumen Nanggerang Residence Bogor Gelar Akad Kredit KPR di BSN Cibubur
Perdana, PT Sentrum Properti Indonesia Gandeng Bank Jateng untuk Proses KPR Konsumen New Town Cibinong
Klaim Asuransi KPR Wafat: Ini Syarat, Proses, dan Imbauan Waspada Oknum Bank
Petugas Bank BSN Sampaikan Informasi Penting Saat Akad Kredit Nasabah
Bendera Partai Kembali Penuhi Area Air Mancur, Estetika Kota Bogor Disorot ‎
Berita ini 77 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:56 WIB

CUACA JADI KENDALA, PENGERJAAN SABO DAM DIKEBUT

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:41 WIB

Warga RT 006, RW 010 Perumahan Villa Mutiara Jaya III, Cor Jalan Rusak dengan Dana Swadaya

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:42 WIB

Konsumen Nanggerang Residence Bogor Gelar Akad Kredit KPR di BSN Cibubur

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:33 WIB

Konsumen Nanggerang Residence Bogor Gelar Akad Kredit KPR di BSN Cibubur

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:48 WIB

Perdana, PT Sentrum Properti Indonesia Gandeng Bank Jateng untuk Proses KPR Konsumen New Town Cibinong

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Dukung Pemulihan Ekonomi dan Promosi Potensi Daerah

Senin, 3 Agu 2026 - 19:46 WIB