Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor

- Redaktur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Anak-anak menjadi salah satu faktor penentu bagi kemajuan bangsa di masa mendatang. Namun ironisnya, tidak sedikit anak-anak Indonesia yang masih hidup di jalan sebagai anak terlantar.

Kemiskinan dan masalah sosial di Indonesia akan meningkatkan jumlah anak terlantar, terutama di daerah perkotaan, jangan membiarkan anak-anak terus hidup di jalanan. Mereka butuh perlindungan, dan juga butuh pengasuhan yang baik.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni mengatakan, Anak Terlantar adalah
anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial.

Pengawasan dan penanganan anak terlantar di Indonesia merupakan tanggung jawab konstitusional negara. Dalam UUD 1945, Pasal 34 ayat (1)
secara tegas menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Dia menambahkan penanganan anak terlantar butuh komitmen yang kuat dari semua pihak. Pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota harus memastikan rehabilitasi sosial bagi anak terlantar dapat dilakukan oleh tiap-tiap dinas sosial.

Anggota Komisi V DPRD Jabar dari Dapil IX Kabupaten Bekasi, Irpan Haeroni menjelaskan, Untuk menangani anak terlantar menjadi tugas bersama, mereka adalah anak-anak amanat konstitusi yang harus di rangkul dan memberikan haknya di sektor pendidikan, kesehatan fisik maupun mental, serta perlindungan dari kekerasan.

“Penanganan anak terlantar merupakan kewajiban bersama yang diamanatkan oleh konstitusi dan memerlukan koordinasi lintas sektor,” tegasnya.

Pemerintah daerah melalui Satpol PP dan Dinas Sosial harus terus mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan keberadaan anak terlantar di lingkungan mereka agar bisa segera dievakuasi atau dikembalikan ke keluarganya. tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Pengawas Ketenagakerjaan Wajib Memiliki Integritas, Profesional, dan Keberanian Menegakkan Hukum
Diskriminasi Gender Masih Sering Terjadi dalam Keluarga dan Masyarakat serta Ditempat Kerja
“Bangsa Boleh Maju dan Modern, Tetapi Tidak Boleh Meninggalkan Tradisi dan Budaya”
Pendidikan Memegang Peranan Penting dalam Membentuk SDM yang Berkualitas dan Berdaya Saing Global
Guru dan Orang Tua Memegang Peran Penting dalam Mendukung Penguatan Pendidikan Karakter
Komisi V DPRD Jabar, Irpan Haeroni: “Salah Satu Cara Mencegah Stunting adalah Memantau Tumbuh Kembang Anak Secara Berkala”
Anggota DPR RI Sabam Sinaga: “Rajinlah Belajar, Tingkatkan Prestasi dan Tetap Memiliki Semangat Meraih Cita-cita”
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Pengawas Ketenagakerjaan Wajib Memiliki Integritas, Profesional, dan Keberanian Menegakkan Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Diskriminasi Gender Masih Sering Terjadi dalam Keluarga dan Masyarakat serta Ditempat Kerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WIB

“Bangsa Boleh Maju dan Modern, Tetapi Tidak Boleh Meninggalkan Tradisi dan Budaya”

Berita Terbaru