Toba, Sumut || Sangkakala 7
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, meninjau kondisi jembatan rusak di Dusun II Lumban Tabu, Desa Naga Timbul, Kecamatan Bonatua Lunasi, Jumat (16/10/2026).
Pemerintah Kabupaten Toba mengupayakan perbaikan jembatan tersebut dapat direalisasikan tahun ini.
Jembatan sepanjang sekitar lima meter itu merupakan akses penting bagi warga menuju Dusun II Lumban Tabu sekaligus penghubung Desa Naga Timbul dengan Desa Naga Timbul Timur.
Kondisinya kini rusak parah. Sebagian badan jembatan telah ambruk sehingga warga terpaksa memanfaatkan potongan kayu untuk membantu kendaraan, termasuk mobil, melintasi jembatan tersebut.
“Ini sudah lama rusak. Sudah pernah diperbaiki dengan dana swadaya, jadi sudah ditempel-tempel ini,” kata tokoh agama setempat, Pdt. Lintong Sitorus, kepada Wakil Bupati Toba saat peninjauan.
Setelah melihat langsung kondisi jembatan, Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan bahwa Pemkab Toba akan berupaya melakukan perbaikan pada tahun ini.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut semakin penting menjelang Desember, ketika banyak perantau pulang ke kampung halaman.
Kerusakan jembatan dikhawatirkan menghambat akses kendaraan menuju dusun tersebut.
“Apalagi Desember pasti banyak perantau yang pulang.
Nanti kendaraan atau mobil mereka tidak bisa masuk ke dusun ini, akhirnya ditinggal di pinggir jalan.
Jadi kita upayakan perbaiki tahun ini,” ujar Wakil Bupati.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari Kepala Desa Naga Timbul, Helvina Nainggolan, yang turut mendampingi peninjauan di lokasi.
Ia menyampaikan apresiasi atas respons Pemerintah Kabupaten Toba terhadap keluhan masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Naga Timbul menyampaikan terima kasih atas respons cepat Pemkab Toba.
Sebelum-sebelumnya juga kami beberapa kali menyampaikan keluhan dan Pemerintah Kabupaten Toba selalu merespons dengan cepat,” kata Helvina.
Meski demikian, masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari upaya perbaikan yang disampaikan Wakil Bupati tersebut, mengingat jembatan itu menjadi akses penting bagi mobilitas warga dan kendaraan menuju permukiman.
Penulis : Ramli Hutapea
Editor : Priyatna










