Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut

- Redaktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO, JAMBI || Sangkakala 7
Menindaklanjuti pemberitaan salahsatu Media Online (GSI) di Sumatera Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Hari, Dusun Pulau Musang, Desa TKP. Indah, Kecamatan VII Koto Ilir, Minggu (18/10/2026) Kapolsek VII Koto Ilir IPTU Diky Fribadi, S.H., M.H., turun langsung memimpin patroli dan pengecekan lokasi.

Langkah tersebut merupakan respons kepolisian atas informasi yang berkembang sekaligus bentuk pengecekan langsung terhadap dugaan aktivitas PETI yang menjadi sorotan media.

Berdasarkan hasil pengecekan, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan emas tanpa izin yang sedang beroperasi. Namun, ditemukan tumpukan material yang disebut asbuk dan diduga merupakan sisa aktivitas penambangan sebelumnya.

Sementara itu, hasil investigasi tim awak media di lapangan menunjukkan kondisi air Sungai Batang Hari sedang surut. Informasi dari narasumber setempat juga menyebutkan tidak ada aktivitas PETI saat pengecekan dilakukan.

Kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri. Sebab, pengoperasian rakit dompeng membutuhkan kedalaman air yang memadai. Meski demikian, kondisi sungai saat ini tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk memastikan apakah aktivitas PETI pernah berlangsung sebelumnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi personel Polsek VII Koto Ilir, Babinsa Serda Rudi Hartono, perwakilan media Patroli 86 Jimy Kumbara, Kepala Dusun Pulau Musang Indra, serta tokoh masyarakat Deki.

Polisi turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI dan meminta seluruh elemen masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan kegiatan penambangan ilegal.

GSI menegaskan, tindak lanjut pemberitaan ini penting untuk memastikan persoalan PETI di aliran Sungai Batang Hari mendapat perhatian serius. Tidak ditemukannya aktivitas saat pengecekan merupakan fakta pada waktu patroli, sedangkan dugaan aktivitas sebelumnya tetap memerlukan penelusuran berdasarkan bukti dan keterangan yang dapat diverifikasi.

Pengawasan berkelanjutan dari aparat terkait diharapkan mampu mencegah kerusakan lingkungan serta memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai kondisi sebenarnya di lapangan.

Media GSI akan terus mengawal perkembangan persoalan ini secara kritis dan berimbang, dengan tetap mengedepankan fakta serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.

Facebook Comments Box

Penulis : Andi Saputra S

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba
Polisi Tangkap Pencuri Pintu Masjid di Sibolga
Polisi Amankan Pelaku Pungli Pengancaman, dan Pengrusakan di Sitahuis
Polisi Periksa 24 Kru KM Maulana, Terkait Dugaan Penganiayaan Terhadap 4 ABK
Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan
Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Polisi Tangkap Pencuri Pintu Masjid di Sibolga

Berita Terbaru