Toba, Sumut || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Toba menggelar apel peringatan Hari Kesadaran Nasional sekaligus Hari Ulos Nasional tingkat Kabupaten Toba tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (19/10/2026).
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, selaku pimpinan apel, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulos Nasional yang jatuh pada 17 Oktober menjadi momentum untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap ulos sebagai salah satu warisan budaya Batak.
Kebanggaan tersebut terlihat dari penggunaan pakaian bermotif ulos oleh para peserta apel.
“Dari situ kita melihat ada kebanggaan bagi kita dengan penggunaan ulos ini.
Persiapan kita pun lebih maksimal, tidak seperti biasanya. Ini menunjukkan kebanggaan kita atas karya besar budaya kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ulos telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 17 Oktober 2014.
Selanjutnya, Hari Ulos Nasional mulai diperingati pada 17 Oktober 2015 dan terus diperingati hingga saat ini.
Menurutnya, ulos memiliki filosofi dan nilai sejarah yang melekat dalam kehidupan masyarakat Batak.
Penggunaannya tidak terbatas pada berbagai upacara adat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup orang Batak, mulai dari sebelum lahir hingga meninggal dunia.
“Oleh karena itu, ulos harus kita lestarikan. Kalau tidak kita yang melestarikan, siapa lagi?” tegasnya.
Murphy menambahkan, pengakuan ulos sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tidak terlepas dari perjuangan berbagai pihak yang menyumbangkan pemikiran, tenaga, serta melakukan pemaparan dan pembuktian hingga ulos memperoleh pengakuan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain memiliki nilai sosial dan budaya, pelestarian ulos juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ulos beserta berbagai produk turunannya dapat dikembangkan sebagai sumber penghasilan, khususnya bagi para perajin dan pelaku usaha lokal.
Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki tanggung jawab bersama untuk menghargai, melestarikan, mencintai, dan membanggakan ulos, baik sebagai identitas budaya Batak maupun sebagai potensi ekonomi daerah.
Apel gabungan tersebut turut dihadiri perwakilan Institut Teknologi Del (IT Del), di antaranya Indra Tambunan, Dekan Fakultas Informatika dan Teknik Elektro yang juga merupakan dosen pada Program Magister Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Penulis : Ramli Hutapea
Editor : Priyatna










