Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., menghadiri Gerakan Tanam Cabai Merah Serentak di Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan komoditas pangan di Sumatera Utara.
Gerakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi cabai merah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas yang kerap mengalami fluktuasi di pasaran.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan Christison Rudianto Marbun, S.Pd., M.M., Asisten I Sabar Purba, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan bersama Kapolres Humbahas dan jajaran OPD melakukan penanaman bibit cabai merah secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi pangan di daerah.
Gerakan tanam cabai merah ini juga dilaksanakan secara serentak di 21 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Pelaksanaannya terhubung melalui Zoom Meeting bersama Gubernur Sumatera Utara, dengan pusat kegiatan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.
Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho menyatakan, Polri mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi melalui upaya peningkatan produksi dan ketersediaan komoditas pangan, khususnya cabai merah.
“Polres Humbahas siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pihak terkait dalam menyukseskan program pengendalian inflasi,” ujar Adi Nugroho.
Ia menegaskan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Karena itu, diperlukan kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak agar program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani.
Adi Nugroho juga berharap gerakan penanaman cabai merah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan perawatan tanaman, peningkatan produksi, serta pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat agar hasilnya berkelanjutan.
Melalui gerakan ini, sinergi pemerintah daerah, Polri, dan para pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga stabilitas pasokan cabai merah, serta membantu mengendalikan tekanan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna










