Dinkes Kabupaten Bogor Salah Masukkan Data Kematian Covid-19

- Redaktur

Rabu, 3 Februari 2021 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala TV | Bogor — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan kesalahan dalam pemasukan data menyebabkan data kematian pasien Covid-19 yang dirilis Pemerintah Provinsi Jawa Barat berbeda dengan data yang disiarkan pemerintah kabupaten. (02/02/2021)

“Kemarin memang ada miss sedikit di IT. Sudah dilaporkan ke Ibu Bupati, IT kita salah meng-input (memasukkan) data yang terkonfirmasi. Diceklisnya itu bukannya di kolom terkonfirmasi tapi di kolom meninggal, ada kesalahan di situ,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dedi Syarif usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Cibinong, Bogor, Selasa (2/2).

Pada Senin (1/2), data jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bogor di aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat) sebanyak 304 orang sedangkan di aplikasi Geoportal milik pemerintah kabupaten sebanyak 81 orang.

Dedi menjelaskan setiap hari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memiliki kewajiban memasukkan data kasus Covid-19 di tiga aplikasi berbeda, yaitu Geoportal milik Pemerintan Kabupaten Bogor, Pikobar milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta aplikasi New All Record (NAR) milik Kementerian Kesehatan.

Menurut dia, kesalahan terjadi dalam pemasukan data kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bogor di aplikasi Pikobar dan NAR. Dedi memastikan data yang tercantum di aplikasi Geoportal benar.

“Kita sudah follow up (tindak lanjuti) ke provinsi dan pusat untuk menarik data dan revisi data. Sebenarnya masih 81 (jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia),” ujarnya.

(Heri)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Luhut Binsar Panjaitan Disambut Bupati dan Forkopimda di TSTH Pollung
Bupati Bogor Resmikan BLK Tajurhalang, Siapkan Tenaga Kerja Siap Industri
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, HR Muhammad Syafi’i, menghadiri undangan Pemerintah Kota Bogor
Pasar Tradisional Bojonggede Kembali Ramai, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil Pasca Lebaran
BPS dan Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
Pemkab Bogor Dorong Kemitraan IKM dan Industri Besar untuk Perkuat Daya Saing Produk Lokal
Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba Demi Lindungi Generasi Muda
Wali Kota Bogor Sampaikan LKPJ 2025, Soroti Capaian dan Tantangan Pembangunan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 07:26 WIB

Luhut Binsar Panjaitan Disambut Bupati dan Forkopimda di TSTH Pollung

Kamis, 2 April 2026 - 01:04 WIB

Bupati Bogor Resmikan BLK Tajurhalang, Siapkan Tenaga Kerja Siap Industri

Kamis, 2 April 2026 - 00:59 WIB

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, HR Muhammad Syafi’i, menghadiri undangan Pemerintah Kota Bogor

Kamis, 2 April 2026 - 00:41 WIB

Pasar Tradisional Bojonggede Kembali Ramai, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil Pasca Lebaran

Rabu, 1 April 2026 - 20:36 WIB

BPS dan Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru