LUBUK PAKAM | Sangkakala TV – Seorang Pelajar SMP Bagas Efendi Sijabat (16) warga jalan KH.Ahmad Dahlan, Lubuk Pakam I/II, hanyut di bawah jembatan rel kereta api Sungai Ular perbatasan Kabupaten Deli Serdang dengan Serdang Bedagai.
Jasad Bagas ditemukan setelah tiga hari pencarian oleh team SAR Minggu pagi 18/4/01 di Rakitan Kecamatan Beringin dengan kondisi telah meninggal dunia.
Nara sumber Musa S Pandiangan
tokoh pemuda, turut dalam pencarian dan terjun menyelam mencari korban kepada sangkakala.tv menginformasikan, korban bersama dengan 9 orang temannya seusia, hari Jumat 16/04/2021 pagi sebelumnya berencana ingin berenang ke salah satu pantai di daerah Serdang Bedagai, namun diperjalanan malah singgah di lokasi jembatan Sungai Ular.

Korban dengan 2 orang temannya masuk ke lokasi sungai hendak mandi- mandi dimana kondisi arus air lagi naik, tidak beberapa lama kemudian teman temannya melihat korban telah terseret derasnya air, namun mereka tidak berani menyelamatkan korban karena derasnya aliran air sungai ular.
Mendengar laporan ada orang hanyut team SAR terjun ke lokasi dan melakukan pencarian, turut serta dari kepolisian, TNI, dibantu Ormas, serta masyarakat .
Memasuki H+3 Team SAR akhirnya menemukan korban di Rakitan Kecamatan Beringin sudah kondisi tak bernyawa , Selanjutnya Korban dibawa ke Rumah duka menggunakan ambulance PMI, untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Kampung baru Lubuk Pakam ,Deli Serdang.
(BP/HS/OM)







