Lomba Penanganan Kecelakaan Libatkan 7 Polres di Eks-Keresidenan Pekalongan

- Redaktur

Jumat, 20 Juni 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Batang, Jateng || Sangkakala 7
Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat saling bertabrakan hingga tujuh kali sejak pagi hingga siang hari. Kejadian ini membuat warga sekitar panik dan mengira terjadi kecelakaan beruntun, Aktivitas yang tidak biasa ini terjadi di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2025).

Namun, ternyata “kecelakaan” tersebut merupakan bagian dari perlombaan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) lalu lintas yang diikuti jajaran polres se-eks Keresidenan Pekalongan.

“Kami melaksanakan perlombaan TPTKP laka lantas. Tujuannya salah satunya untuk meningkatkan profesionalisme rekan-rekan personel Polisi lalu lintas dalam pelaksanaan TPTKP lantas,” kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Jateng AKBP Endi.

Untuk mengamankan kegiatan simulasi ini, sebanyak 70 personel polisi dari tujuh daerah eks-Keresidenan Pekalongan dikerahkan. Setiap daerah mengirimkan 10 personel untuk bersiaga di lokasi.

Adapun daerah yang berpartisipasi dalam lomba ini meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang. Masing-masing polres membawa skenario simulasi kecelakaan yang berbeda.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Batang AKP Ahmad Zainurrozaq menjelaskan, pihaknya membawakan skenario kecelakaan akibat kelalaian yang kerap dilakukan pengendara sepeda motor.

“Satlantas Polres Batang kemudian menerima laporan dari masyarakat yang melapor 110, kemudian unit Gakum Satlantas datang mengamankan lokasi,” terangnya.

Dalam simulasi tersebut, polres Batang mengangkat tema kecelakaan yang disebabkan pengendara ugal-ugalan dan pengendara ojek online (ojol) yang tidak fokus karena mencari alamat. Aktivitas berbahaya ini kemudian mencelakai pengendara lain dengan terjadinya tabrakan beruntun.

Ahmad Zainurrozaq menekankan pentingnya latihan rutin untuk mengasah kemampuan anggota. Terlebih, anggota Satlantas akan selalu dinamis berpindah ke daerah lain, sehingga inisiasi perlombaan TPTKP ini penting untuk melatih kemampuan anggota polisi.
“Harapannya meningkatkan profesionalisme, meskipun kita sudah menangani berbagai macam kasus. Namun apabila tidak dilatih, hal itu akan luntur,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Polres Humbahas Intensifkan Pemberantasan Narkoba
Patroli KRYD, Polres Humbang Hasundutan Intensifkan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan
Junjung Sportivitas di Era Digital, Polres Kendal Gandeng BEM UNISS Gelar E-Sport Championship
*Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Touna Edukasi Polisi Cilik di SDN 1 Ratolindo*
Kapolres Kendal Pimpin Panen Raya Jagung Serentak dan Launching SPPG Polri
Sinergi Polri dan Masyarakat, Polres Humbahas Panen Jagung Serentak
Bupati dan Kapolres Kendal Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Tembelang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:06 WIB

Polres Humbahas Intensifkan Pemberantasan Narkoba

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:47 WIB

Patroli KRYD, Polres Humbang Hasundutan Intensifkan Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Senin, 25 Mei 2026 - 20:30 WIB

Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:11 WIB

Junjung Sportivitas di Era Digital, Polres Kendal Gandeng BEM UNISS Gelar E-Sport Championship

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:30 WIB

*Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Touna Edukasi Polisi Cilik di SDN 1 Ratolindo*

Berita Terbaru