KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di tengah pandemi COVID-19, Babinsa Koramil 08/Lemah abang Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Serma Joko membantu petani mengolah dan menabur pupuk
Kegiatan pendampingan kepada masyarakat dalam rangka membantu dan memotivasi petani di tengah pandemi COVID-19, apalagi bulan puasa ini salah satunya dilakukan di kp.Simpur Rt 04/07 Desa Ciantra Kecamatan Cikarang selatan Kabupaten Bekasi.
Di samping itu, kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tersebut bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan yang telah di canangkan oleh pemerintah.
Kelompok petani Buni Hurip,
H.Apet dan H.Yuyu bersama
Serma Joko langsung turun ke tengah sawah dengan menggunakan alat tradisional, tangan mereka dengan lihainya menyusuri setiap petak tanah sawah yang sudah digenangi air. Cucuran keringat akibat sengatan matahari tak membuatnya patah semangat walaupun bulan puasa seperti ini.

“Saat ini sudah musim turun ke sawah, para petani sudah mulai mengolah lahan mereka dan sebagai Babinsa saya ikut mendampingi agar mereka termotivasi,” kata Serma Joko.
Sementara itu,H.Apet merupakan salah seorang petani yang juga merupakan anggota kelompok tani “BUNI HURIP” mengaku tidak asing lagi dengan kehadiran Babinsa yang selalu mendampingi para petani.
“Babinsa Koramil 08/Lemah Abang sudah sering datang ke sawah membantu saya, kita sudah saling mengenal sejak dulu, kami sebagai petani berharap agar para babinsa terus bersama-sama mendampingi masyarakat untuk memotifasi para petani lainnya.
“Dengan kehadiran dan pendampingan para Babinsa selama ini, maka hasil panen kami para petani bisa lebih maksimal,”Ungkap H.Apet.
Dalam kesempatan yang berbeda, Danramil 08 Kapten Inf Uswan Aswan Siregar menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Babinsa tersebut adalah perintah langsung dari Dandim 0509/Kabupaten Bekasi.
Selain memonitor wilayah binaanya Babinsa juga melaksanakan tugas pendampingan terhadap petani.
“Kegiatan ini bertujuan agar para petani dapat termotivasi dan bersemangat dalam bekerja.
Jika petani giat kerja, maka ketahanan pangan juga akan terjaga dan meningkat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan membaik,”kata Danramil.
(Wiro)







