Antisipasi Penyebaran PMK, Bupati dan Kapolres Kendal Semprotkan Cairan Disinfektan ke Kandang Sapi.

- Redaktur

Senin, 16 Mei 2022 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal-Jateng || Sangkakala7.tv –
Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menyemprotkan cairan disinfektan ke kandang sapi di Desa Lanji Patebon untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Kendal.

Penyemprotan kali ini dilakukan di kandang sapi milik H. Jumawi di Desa Lanji Patebon sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah Daerah untuk mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Kendal sehingga masyarakat nyaman dan tidak was-was.

Dikatakan Bupati, data yang ada di Dinas Pertanian dan Pangan ada 24.572 ekor sapi, 1.600 kerbau serta 44.000 kambing belum ada temuan kasus PMK di Kendal. “Pengecekan dan penyemprotan ini untuk memastikan bahwa hewan ternak yang ada di Kendal tidak terserang PMK yang sudah marak di berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.

Ditambahkan dinas terkait akan terus melakukan pengawasan dan memastikan pemberian vitamin kepada hewan ternak serta memberikan sosialisasi tentang kebersihan kandang agar tidak mudah terjangkit penyakit. “Kita sudah memberi larangan sapi dari daerah yang sudah terjangkit PMK masuk ke wilayah Kendal apalagi diperjualbelikan,” imbuh Bupati.

Sedangkan pemilik sapi H. Jumawi mengatakan, sapi miliknya didatangkan dari Grobogan dan Jepara. “Sapi sebelum dikirim sudah mendapatkan surat keterangan sehat dari dinas setempat dan kita juga melaporkan ke dinas disini untuk mengecek, ” katanya.

Dirinya tidak berternak sehingga sapi yang ada tidak lama ditampung setelah mendapatkan dari peternak langsung dikirim ke beberapa wilayah seperti Kendal dan Batang untuk disembelih.

Jumawi memastikan kebersihan kandang selalu dijaga dan pakan yang diberikan juga yang berkualitas, agar daya tahan sapi kuat dan tidak mudah sakit.

“Kebersihan kandang selalu diperhatikan untuk mengurangi dan mencegah sapi sakit,” ujar Jumawi.

Pedagang sapi ini juga lebih memilih sapi lokal karena lebih tahan dan tidak mudah terserang penyakit. Apalagi menjelang Idul Adha mendatang, dirinya masih belum berani mengambil sapi impor karena khawatir dengan penyebaran penyakit ini.

(W.071)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Luncurkan Mobil IVA, Siap Deteksi Dini Kanker Serviks hingga ke Desa
Pemkab Toba Rayakan Hardiknas 2025, Bupati Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Lestarikan Budaya
Gubernur Dedi Mulyadi Tolak Buka Kembali Izin Tambang di Bogor
Banjir Melanda Warga Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Terganggu Salurkan Bantuan Air Bersih
1,2 Juta Warga Bekasi Ditargetkan Terlayani Air Bersih Hingga 2027
Rencana Pembatasan Jam Operasional Truk, Dishub Kabupaten Bekasi Siapkan Kajian Teknis
Pembangunan Jalan di 106 Titik Tahun 2026, Pemkab Bekasi Alokasikan Rp192 Miliar
Pemkab Humbahas Koordinasi dengan BNPB RI, Bahas Penanganan Pascabencana dan Penguatan Regulasi KRB
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:42 WIB

Pemkab Deli Serdang Luncurkan Mobil IVA, Siap Deteksi Dini Kanker Serviks hingga ke Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:53 WIB

Pemkab Toba Rayakan Hardiknas 2025, Bupati Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Lestarikan Budaya

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:25 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Tolak Buka Kembali Izin Tambang di Bogor

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:56 WIB

Banjir Melanda Warga Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Terganggu Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:31 WIB

1,2 Juta Warga Bekasi Ditargetkan Terlayani Air Bersih Hingga 2027

Berita Terbaru

Parlemen

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB