Kemarau Terparah! Bendung Katulampa Bogor Kering Total, Tinggi Muka Air Anjlok hingga 0 Cm

- Redaktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jawa Barat || Sangkakala 7
‎
Bendung Katulampa di Kota Bogor mengalami kekeringan ekstrem setelah tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung turun hingga 0 sentimeter. Fenomena ini dipicu oleh musim kemarau yang telah berlangsung sekitar satu bulan dengan curah hujan yang sangat minim di kawasan hulu Ciliwung. Kondisi tersebut menjadi salah satu yang paling parah dibandingkan musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya. Senin, 03/08/2026.
‎
‎Surutnya debit air membuat dasar sungai di kawasan Bendung Katulampa terlihat jelas. Batu-batu besar dan endapan sedimen yang selama ini tertutup aliran air kini muncul ke permukaan. Pemandangan yang biasanya dipenuhi arus deras saat musim hujan berubah menjadi hamparan sungai yang nyaris kering.
‎
‎Kondisi ini terjadi akibat minimnya hujan di kawasan hulu Sungai Ciliwung selama beberapa pekan terakhir. Berkurangnya pasokan air menyebabkan debit yang mengalir ke Bendung Katulampa terus menurun hingga mencapai titik nol.
‎
‎Meski demikian, pengelola bendung tetap melakukan pengaturan aliran air menuju saluran irigasi agar kebutuhan pertanian serta ekosistem sungai tetap terjaga. Warga juga diimbau untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan menggunakan air secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung.
‎
‎Fenomena mengeringnya Bendung Katulampa menjadi peringatan bahwa dampak musim kemarau tahun ini semakin nyata. Selain mengurangi debit Sungai Ciliwung, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah yang bergantung pada pasokan air dari kawasan hulu Bogor.
‎

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru