KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit
tertentu sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut, maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Tentu, apabila seseorang tidak menjalani vaksinasi maka ia tidak akan memiliki kekebalan spesifik terhadap penyakit
yang dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi tersebut.
Apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di suatu daerah maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity).
Kekebalan kelompok inilah yang
menyebabkan proteksi silang, dimana anak tetap sehat meskipun tidak diimunisasi
karena anak-anak lainnya di lingkungan tempat tinggalnya sudah mendapatkan
imunisasi secara lengkap, sehingga anak yang tidak diimunisasi ini mendapatkan
manfaat perlindungan melalui kekebalan kelompok yang ditimbulkan dari cakupan
imunisasi yang tinggi tadi.
Anak yang tidak diimunisasi tersebut dilindungi oleh orang-
orang disekitarnya yang telah kebal terhadap penyakit tertentu sehingga risiko tertular penyakit dari orang sekitarnya menjadi kecil.
Hal ini menunjukan bahwa
imunisasi dengan cakupan yang tinggi dan merata sangatlah penting.
Namun, jika suatu saat anak tersebut keluar dari wilayah dengan cakupan tinggi tadi,
anak tersebut akan memiliki risiko untuk tertular penyakit karena pada dasarnya ia
belum memiliki kekebalan spesifik yang didapat dari imunisasi “Ujar Kades H.Nunung
Pelda Boyatni Babinsa Desa Setia darma mengawal swab di Posko Swab Antigen Lokasi Kantor Desa Setiadarma Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (24/05/2021).
Dalam Kegiatan ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta relawan covid 19 Desa Setiadarma melaksanakan posko Swab antigen bagi warga yang Mudik lebaran dan menghimbau ke ketua Rt dan Rw agar warganya bila kembali mudik wajib melaksanakan test swab antigen di posko Desa Setiadarma kec Tambun Selatan.
Acara di hadiri oleh ; H Nunung H Kepala Desa Setiadarma, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskemas Tambun dan Ketua Rw/Rt.
Babinsa menuturkan, Swab yang kita lakukan di desa Setiadarma ini bertujuan menjaring pemudik yang balik dari kampung halaman agar tidak terpapar covid 19 dan menjaga lingkungan agar tidak kena wabah virus corona di wilayah binaan nya, tandas Babinsa
Selama kegiatan, sebanyak 19 orang yang kedapatan pulang mudik dan langsung kita lakukan swab hasiknya 17 orang Negative dan 2 orang Reaktive.
Bagi yang reaktive di minta untuk melakukan isolasi mandiri, semoga kedepan nya kita akan terus menjaga dan mewaspadai penyebaran covid 19 ini agar dapat memutus mata rantai virus Covid 19 khususnya di lingkungan Kabupaten Bekasi, ujar babinsa.
(Wiro).







