HUMBAHAS | Sangkakala7.tv –
Forum Diskusi Daerah (FDD) di aula BAPPEDA Kabupaten Humbahas di pimpin Plt Kepala BAPPEDA Humbahas, Pahala Lumbangaol, ST.,MT, didampingi dari Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian Kabupaten Humbahas, Senin (19/09/2022).
Di hadiri dari beberapa desa, FDD bertujuan Penguatan Kapasitas Pengembangan Agribisnis dan Pemanfaatan Teknologi Digital Tahun 2022.
ICT-IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Of Irigation Program) atau pengembangan partisipatif terpadu dan pengelolaan program irigasi di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Maksud kegiatan FDD untuk mendapatkan informasi dari pemangku kepentingan tentang pengembangan bisnis model pertanian yang terintegrasi.
FDD adalah kegiatan diskusi kelompok terarah serta terfokus yang di laksanakan di daerah (Kabupaten) untuk pengumpulan informasi dan data melalui aplikasi MATANI.ID, para petani, pembeli dapat saling berinteraksi se-Indonenesia.
FDD dimaksud menjadi metode curah pendapat, probing/pendalaman, reframing/terarah dan perumusan serta kesepakatan dengan tujuan memberikan manfaat bagi semua.
Tujuan FDD untuk mengeksplorasi masalah yang specifik yang berkaitan dengan topik yang akan di bahas dengan adanya fokus masalah dan topik yang jelas sebagai bahan diskusi dan pembahasan bersama.
Kegiatan FDD di lakukan untuk mengambangkan bisnis model pertanian dalam bentuk closed loop model (model bisnis secara terintegrasi antara berbagai pemangku kepentingan baik produsen/petani swasta lembaga keuangan bank /non bank, PT dan Pemerintah).
Plt Ka.Bappeda Humbahas Pahala Lumbangaol, ST.,MT, dalam kata sambutannya menutup kegiatan FDD, menegaskan bagaimana cara perkembangan sektor industri, permasalahan produksi, distribusi dan langkah serta upaya Pemerintah untuk peningkatan produksi komoditas unggulan.
“Upaya forum diskusi agar ketergantungan petani kepada tokke bisa kita kurangi dan memperkuat posisi tawar dari petani serta menyeimbangkan daya tawar, “tegasnya.
“Kiranya forum diskusi benar-benar memberi manfaat kepada petani di Kabupaten Humbamg Hasundutan, ” harapnya.
(KB-061)








