Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv –
Pasar Tradisional Sarulla Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara terbakar diduga akibat korsleting listrik sebagai dampak terjadinya gempa.
Kebakaran menghanguskan 19 ruko di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Sarulla, Kecamatan Pahae jae. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kerugian material mencapai miliaran rupiah.
“Kebakaran Pasar Sarulla diduga karena korsleting listrik pasca terjadi gempa”.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara (Taput) Bonggas Pasaribu membenarkan kejadian kebakaran itu.
Akibat gempa sejumlah rumah penduduk, tempat ibadah dan gedung sekolah mengalami kerusakan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Indra Simaremare, menjelaskan, akibat gempa bumi menyebabkan seorang meninggal dan 7 orang sedang dalam perawatan di rumah sakit dan 2 orang di Puskesmas,” jelas Sekda.
Lanjut Sekda, pasca gempa, saat terdata 1 orang meninggal dan 9 luka-luka serta 19 kios terbakar di Pahae Jae,”ujar Sekda.
Ia menambahkan, Rumah Sakit Umum (RSU) Tarutung juga mengalami kerusakan, termasuk jembatan yang ada di Tarutung.
Pantauan, di lapangan, sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan berupa dinding retak dan dinding rumah warga roboh.
(KB-062)







