Kawasan Taman Pelangi, Berdampak Meningkatnya Pendapatan Ekonomi Warga Kota Benteng Selayar.

- Redaktur

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR | Sangkakala TV –
Usai terbakarnya kompleks pasar sentral lama kota Benteng, kini area publik disulap jadi Kawasan Taman Pelangi, yang dibangun pemerintah dengan gelontoran biaya anggaran senilai milyaran rupiah.

Rasa terharu muncul saat menyaksikan warga, ramai memadati kawasan taman pelangi, lokasi yang belakangan, diduga kerap menjadi tempat penyalahgunaan obat-obatan dan sejumlah tindak pidana kejahatan jalanan lainnya.

Rasa gembira, haru, dan sedih, berbaur menjadi satu, tatkala menyaksikan warga berjubel memadati kawasan taman pelangi di ruas jalan Soekarno Hatta, Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

Biarpun hanya datang untuk sekedar membawa anaknya bermain mobil-mobilan, namun paling tidak, fasilitas ruang publik ini, mulai menampakkan eksistensinya sebagai ruang terbuka, dan titik kumpul, plus untuk meminimalisir potensi tindak pidana kejahatan jalanan yang belakangan melekat pada nama kawasan taman pelangi dan taman pusaka.

Hal ini sekaligus menjadi pertanda akan mulai berangsur-angsur pulihnya kondisi ekonomi dan perputaran uang di masyarakat.

Rasa haru dan sedih terbetik dari dalam sanubari melihat warga berjubel memadati kawasan taman pelangi.

Geleng-geleng kepala melihat puluhan kepala anak manusia yang berkumpul untuk sekedar melepas kepenatan, tersenyum, dan tertawa lepas menanggalkan segenap rasa lelah dan stress menyaksikan ceria anak-anak bermain bola dan mobil-mobilan.

Sebuah pemandangan kontras yang menyimbolkan rasa haus masyarakat Selayar akan hiburan.

Air mata perlahan menetes tak terasa menyaksikan senyum kecil para pedagang kaki lima yang sibuk meladeni pembeli di tengah kerumunan orang banyak.
Lapak dagangan mereka yang sebelumnya sepi, berubah padat, dan ramai dalam seketika waktu.

Meski keuntungan yang mereka raup tidaklah terlalu banyak, karena harus berbagi dengan sesama pedagang di sekitarnya, namun paling tidak, rezeki yang mereka peroleh untuk edisi hari Rabu, (02/06) petang, cukuplah untuk menutupi biaya kebutuhan makan keluarga untuk sehari dan membuat dapur mengepul. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Kinerja ASN Akan Dievaluasi
Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah
Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan
Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka
Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎
Desa Siponjot Humbahas Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, BUMDes Kelola 1.080 Ayam Petelur
Bupati Toba Sampaikan Proposal Potensi Daerah kepada BKSAP DPR RI, Bidik Pasar Internasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Resmi Melantik dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi Definitif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Kinerja ASN Akan Dievaluasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Desa Siponjot Humbahas Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, BUMDes Kelola 1.080 Ayam Petelur

Berita Terbaru