Kepala Dinas Sosial, Hasan Basri : Hasil Verifikasi Terbaru Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi 1.121 Jiwa

- Redaktur

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi, Hasan Basri

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi terus melakukan pemantauan terhadap warga miskin ekstrem di setiap kecamatan. Data terbaru, jumlah miskin ekstrem mengalami penurunan di tahun 2024 ini.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Hasan Basri mengatakan, hasil verifikasi terbaru kemiskinan ekstrem berada di angka 1.121 dari sebelumnya sebanyak 1.144 jiwa. Hal tersebut terlihat dari hasil verifikasi tingkat Desa dan Kelurahan di 23 kecamatan.

“Sebelumnya melihat dari hasil pendataan tingkat desa dan kelurahan. Mengenai kelayakan warga masyarakat masuk pada data miskin atau tidak. Data terbaru, ada sedikit pengurangan. Hasil verifikasi faktual (verfak), warga miskin ada di angka 1.121,” ujarnya, Kamis (6/6/2024).

Hasan mengatakan, pendataan akan dilakukan secara rutin, untuk memudahkan dalam penanganan dan koordinasi dengan tiap perangkat daerah. Dari pendataan yang dilakukan, perkembangan tiap individu yang masuk pada data kemiskinan bisa terlihat, baik dari segi peningkatan ekonomi dan lainnya.

Data yang tepat, kata dia, akan memudahkan dalam proses penanganan, hingga angka kemiskinan di Kabupaten Bekasi bisa terus menurun.

“Penurunan kemiskinan ekstrem sudah menjadi target Nasional. Maka, dalam penurunannya sangat ditentukan dengan kerjasama, dan melibatkan semua stakeholder,” katanya.

Hasan mengatakan, bahwa Dinsos berperan dalam melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan. Secara utuh kata dia, data dari Dinsos, bisa menjadi rujukan oleh setiap instansi.

Misalnya, kata dia, bila ada dinas atau instansi yang akan melaksakan program pelatihan baik itu menjahit, atau produksi lain bisa merujuk pada data hasil verfak. Selanjutnya, setelah memiliki keterampilan warga miskin akan memiliki semangat. Tinggal bagaimana, warga miskin didukung, misalnya dengan bantuan permodalan.

“Jadi jelas, dalam rangka mengurangi miskin ekstrim, perlu keterlibatan lintas perangkat daerah dalam penanganannya. Dan tentunya, akan memakan waktu yang cukup lama,” lanjutnya.

Hasan Basri menyebutkan, bantuan uang tunai dalam waktu dekat akan disalurkan pemerintah daerah, bagi warga yang masuk pada data miskin ekstrem di Kabupaten Bekasi.

“Pendistribusian akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Target sendiri, 1.121 penerima, itu kita hitung. Dari hasil verifikasi yang sudah dilakukan,” ujarnya.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aplikasi INTIPBASRI Mempermudah Masyarakat Tapteng Mengecek Jadwal Penyaluran Bantuan
Pemkab Tapteng Bantu Korban Kebakaran Manduamas
TSTH2 Humbahas Perkuat Riset dan Inovasi, Guru Tampilkan Metode Gasing di Hadapan Mendiktisaintek
Sinergi Pemkab Humbahas dan TNI AD, Perkuat Infrastruktur Jembatan di Tarabintang
Bupati Humbang Hasundutan Hadiri Wisuda XXIII Institut Teknologi Del
Bupati Humbahas Tegaskan Larangan Gratifikasi dan Pungli Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan
Pemkab Humbahas Ikuti Rakor Pembahasan Pengelolaan DAS dan Peringatan Dini Antisipasi Bencana Alam
Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kadis Pendidikan Tapteng Buka Sinergi Lintas Satuan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:58 WIB

Aplikasi INTIPBASRI Mempermudah Masyarakat Tapteng Mengecek Jadwal Penyaluran Bantuan

Senin, 28 September 2026 - 15:52 WIB

Pemkab Tapteng Bantu Korban Kebakaran Manduamas

Minggu, 27 September 2026 - 12:48 WIB

Sinergi Pemkab Humbahas dan TNI AD, Perkuat Infrastruktur Jembatan di Tarabintang

Sabtu, 26 September 2026 - 18:50 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Hadiri Wisuda XXIII Institut Teknologi Del

Jumat, 25 September 2026 - 22:26 WIB

Bupati Humbahas Tegaskan Larangan Gratifikasi dan Pungli Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Bantu Korban Kebakaran Manduamas

Senin, 28 Sep 2026 - 15:52 WIB