Ranperda RPJPD dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Gianyar Disahkan

- Redaktur

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GIANYAR, BALI || Sangkakala7.tv
DPRD Kabupaten Gianyar menerima dan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2023 menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar pada Rapat Paripurna Dewan, yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Jumat (12/7).

Sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD I Gusti Ngurah Anom Masta tersebut juga mengesahkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2024-2045. Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa dalam laporannya menjelaskan bahwa Pendapatan Daerah yang direncanakan sebesar 2.896 triliun rupiah lebih, sampai akhir anggaran tahun 2023 terealisasi sebesar 2.528 triliun rupiah lebih atau 87,31 persen.

“Pendapatan Asli Daerah yang direncanakan sebesar 1.772 triliun rupiah lebih dapat direalisasikan sebesar 1.479 triliun rupiah lebih atau 83,48 persen, pendapatan transfer yang terdiri atas transfer pemerintah pusat dan transfer pemerintah provinsi direncanakan sebesar 1.124 triliun rupiah lebih, terealisasi sebesar 1.048 triliun rupiah lebih,” katanya. atau 93,27 persen, sedangkan pendapatan daerah lain yang sah pada tahun 2022 terealisasi sebesar 848,9 juta rupiah lebih,” jelasnya.

Belanja Daerah yang terdiri dari Belanja Operasional, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer pada Tahun Anggaran 2023 direncanakan sebesar 2.751 triliun rupiah lebih terealisasi sebesar 2.365 triliun rupiah lebih atau 85,96 persen.

Belanja Daerah dibagi menjadi Belanja Operasional yang direncanakan sebesar 2,019 triliun rupiah lebih, terealisasi sebesar 1,726 triliun rupiah lebih atau 85,48 persen.

Belanja Modal direncanakan sebesar 374.253 miliar rupiah lebih, terealisasi sebesar 301.739 miliar rupiah lebih atau 80,62 persen. Belanja Tak Terduga direncanakan sebesar 1.230 miliar rupiah lebih, terealisasi sebesar 36.245 juta rupiah lebih atau 2,95 persen.

Belanja Transfer yang komponennya terdiri dari Belanja Bagi Hasil dan Belanja Bantuan Keuangan yang direncanakan sebesar 356,032 miliar rupiah lebih, terealisasi sebesar 336,877 miliar rupiah lebih atau 94,62 persen.

Dewa Tagel juga menjelaskan realisasi penerimaan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2023 lebih rendah sebesar 367.609 miliar rupiah lebih dari yang direncanakan. Hal ini disebabkan karena rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah khususnya pada realisasi Pendapatan Retribusi yang hanya sebesar 64,94 persen.

“Realisasi pendapatan memang masih kurang tahun 2023, namun jika dibandingkan dengan penerimaan tahun 2022 maka terjadi peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 435.810 miliar rupiah.

Peningkatan ini disebabkan oleh optimalnya potensi wajib pajak baru yang menyebabkan Pendapatan Asli Daerah meningkat,” ungkapnya.

Sedangkan realisasi Belanja Daerah lebih rendah sebesar 386,179 miliar rupiah dari yang direncanakan. Realisasi tahun ini lebih tinggi sebesar 640.083 miliar rupiah dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan lebih banyaknya program kerja pada masing-masing OPD yang terlaksana.

“Nilai Surplus atau Defisit ditambah dengan Pembiayaan Bersih menghasilkan Sisa Lebih Biaya Anggaran Tahun 2023 sebesar 37.077 miliar rupiah lebih,” ungkapnya.

Terkait ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 menjadi Peraturan Daerah, maka ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Daerah ini akan dijadikan sebagai pedoman dan dasar hukum dalam mengambil kebijakan pembangunan daerah selama 20 tahun kedepan, guna terwujudnya Kabupaten Gianyar yang Maju, Inklusif, Berdaya Saing, Berbudaya dan Berkelanjutan.

Tak lupa, Dewa Tagel juga menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Gianyar, karena telah berkomitmen dan menguatkan kerjasama kemitraan antara eksekutif dan legislatif yang hingga saat ini masih tetap terjaga dengan baik dan berjalan harmonis.

(VS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Percepat Pemulihan Dampak Bencana, Pemkab Tapteng Gelar Gotong Royong Berkelanjutan
Optimalisasi Klinik UMKM Bangkit, Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana
Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi
Pemkab Tapteng Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik
Sinergi Jaga Keutuhan NKRI, Wabup Tapteng Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI
Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Rapat Pemutakhiran Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Tahun 2026
Penanganan Banjir Mela, Pemkab Tapteng Fokus Normalisasi Aliran Sungai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Percepat Pemulihan Dampak Bencana, Pemkab Tapteng Gelar Gotong Royong Berkelanjutan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Optimalisasi Klinik UMKM Bangkit, Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Pemkab Tapteng Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik

Berita Terbaru