Bangunan Rumah Warga Batangmata Rusak Diterjang Angin Kencang, Begini Tanggapan BPBD dan Dinas Sosial

- Redaktur

Minggu, 29 Desember 2024 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Selayar, Sulsel || Sangkakala 7
Dua unit bangunan permukiman warga di Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate’ne, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, dilaporkan mengalami dampak kerusakan yang lumayan parah, usai diterjang angin kencang pada hari, Rabu, (25/12/2024) lalu.

Bangunan rumah yang terletak di pesisir sebelah barat Kelurahan Batangmata tersebut dilaporkan mengalami kerusakan, pada hari, Sabtu, (28/12/2024) siang kemarin.

Dampak kerusakan, salah satunya menimpa bangunan rumah, St. Jasmi (70 thn) lansia yang tinggal seorang diri.

St. Jasmi mengaku, rumahnya rusak usai tertimpa pelepah daun kelapa yang jatuh menembus atap plastik dan tepat mengenai ruang dapur di sisi belakang rumah.

Akibat kejadian itu, atap rumah korbanpun sobek dengan lubang menganga yang menyebabkan air hujan merembes dengan bebas masuk ke dalam rumah dan membasahi sebahagian ruang dapur.

Pelepah daun kelapa yang jatuh menembus atap ruang dapur juga sempat mengakibatkan sejumlah perabot rumah tangga milik korban, pecah tertimpa pelepah daun kelapa, termasuk ember dan termos plastik.

Tidak ada korban luka dalam insident tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan ribu rupiah.

Terpisah, Kepala bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menguraikan, “untuk saat ini, BPBD tidak bisa berbuat banyak membantu korban dampak bencana. Pasalnya, stock bantuan logistik di gudang sudah habis tersalurkan.

Oleh karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hanya bisa menginventarisir data korban dampak bencana, sembari menantikan suplay bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang kemungkinannya menyeberang ke tahun 2025, pungkas Muh. Ikbal, saat dihubungi wartawan, Sabtu, (28/12/2024) via sambungan saluran telefon selular.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial, Andi Rahmat Nasaruddin Krg Baso yang ikut dikonfirmasi wartawan, menandaskan, dinas sosial akan berupaya maksimal untuk memberikan bantuan tanggap darurat bencana dalam bentuk logistik permakanan seadanya”.

Bantuan seng tahun anggaran 2024 sendiri kata dia, sudah habis tersalurkan untuk membantu korban dampak bencana di sebelas wilayah kecamatan daratan dan kepulauan Selayar.

Selain karena banyaknya korban dampak bencana, nominal anggaran bantuan seng yang tersedia di APBD juga relatif sangat minim dan tidak memadai.

Oleh karenanya, Andi Rahmat Nasaruddin berharap agar di tahun 2025 mendatang porsi anggaran bantuan bencana dinas sosial dapat ditambah dan disesuaikan dengan kondisi geographys Kabupaten Selayar serta tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Berita Terbaru