KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Kapten inf Uswan Aswan Siregar Melalui program Kementerian Kesehatan RI bersama Satgas Penanganan COVID-19 buka acara sinkronisasi dan pelatihan testing dan tracing relawan Kecamatan Cikarang Timur.
Melalui Program Penguatan Tracing di Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Babinsa Serda Margono Koramil 08 Lemah Abang gelar Zoom meeting pengkaderan tim Relawan Operator Treacer dan Swaber.
Acara bertempat di Aula Kantor Puskesmas Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Senin 9/8/2021.
Dikatakan oleh Danramil, Relawan tenaga contact tracer dan Sweber mengikuti pelatihan data manager melalui Zoom Meeting, guna memahami progaram Silacak yang di berikan oleh Kemenkes RI, “tutur Danramil.
Acara di hadiri oleh Seluruh Babinsa Koramil 08 lemah Abang dan para Relawan.
Menurut Danramil 08 Lemah Abang Kapten inf Uswan Aswan Siregar mengatakan
Materi di berikan oleh Dr Murdiana, Pelacakan, pendampingan karantina isolasi di lanjutkan Tanya Jawab kemudian Materi ke 2 Septian
Pengantar Silacak, demo aplikasi dan latihan.
Selanjutnya paparan tentang
Aplikasi Tracer Kodam Jaya yakni
Aplikasi Silacak dan Praktek Swaber, upaya ini dilakukan melalui rekrutmen yang terbuka terhadap relawan contact tracer dan Swaber di wilayah Kecamatan Cikarang timur dan Kecamatan Cikarang selatan kabupaten Bekasi.
Oleh karena itu petugas yang bekerja sebagai tracer ini adalah harus benar benar menjalankan tugas nya karen nanti nya akan berjalan bersama Babinsa di wilayah nya masing masing, “tutur Danramil.
Sebagai Danramil 08 Lemah Abang Kapten inf Uswan Aswan Siregar berharap semoga dengan Program Penguatan Tracing ini daerah-daerah dapat mendeteksi lebih dari 80% kontak erat dari kasus konfirmasi, ” harapan nya.
Untuk Pelacakan kontak erat ditargetkan minimal 80% dan dikarantina dalam waktu 72 jam sejak dikonfirmasi, dan minimal 80% kontak erat dilakukan pemantauan selama 14 hari sejak paparan terakhir, tambahnya.
Saat pelaksanaannya para tracer dapat menggunakan aplikasi pelacakan kontak melalui silacak.kemkes.go.id sebagai salah satu instrumen agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi, “tandas Danramil.
Melalui program ini semoga kita bisa melewati segera masa pandemi ini, Kolaborasi diperlukan dalam pelaksanaan pelacakan kontak yang merupakan komponen penting dalam pemutusan rantai penularan COVID-19.
Namun demikan perlu adanya monitoring dan supervisi kegiatan pelacakan kontak yang harus dilakukan mulai dari tingkat terkecil yakni Puskesmas.
Kembali Danramil mengatakan terkait program ini relawan contact tracer dibutuhkan karena masih tingginya jumlah kasus harian positif Corona, “tutupnya.
(Wiro)








