Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Musibah bencana alam tanah longsor yang terjadi di beberapa Kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan mengundang keprihatinan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Bupati Humbang Hasundutan Dr.Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, menyampaikan keprihatinan dan bela sungkawa atas bencana alam yang terjadi dan menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi cobaan ini.
Tanah longsor yang melanda wilayah Pakkat dan sekitarnya terkhusus di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan Sumatera Utara, bukan hanya duka bagi daerah, tetapi duka bagi seluruh bangsa Indonesia, Kamis, 27/11/2025.
Ia menegaskan bahwa setiap warga Humbang Hasundutan adalah bagian dari keluarga besar bangsa, dan ketika satu daerah terluka, seluruh Indonesia merasakannya.
“Derita masyarakat Humbang Hasundutan adalah derita kita semua. Kejadian ini mengingatkan kita bahwa tanah air yang kita cintai sedang diuji. Namun persatuan dan kepedulian kita harus lebih kuat dari pada bencana apa pun,” tegas Bupati Oloan.
Pemkab Humbahas mengerahkan personel, alat berat, dan bantuan darurat sejak jam pertama kejadian. Koordinasi dengan TNI–Polri, BPBD, dinas teknis, serta relawan dilakukan secara cepat, terukur, dan humanis.
Langkah-langkah tanggap darurat dilakukan dengan tiga prioritas utama:
1.Penyelamatan jiwa dan memastikan seluruh warga dalam kondisi aman.
2.Pembukaan akses jalan Jalinsum Pakkat–Doloksanggul secepat mungkin.
3.Distribusi bantuan darurat kepada warga terdampak.
Dan terus dipantau langsung progres di lapangan, dan pemerintahan daerah harus menjadi garda terdepan memberi rasa aman, harapan, dan solusi.
Bupati Oloan Paniaran Nababan menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang kehilangan orang tercinta dalam musibah ini. Dengan penuh empati ia mengatakan
“Kami berbelasungkawa dari lubuk hati paling dalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu dikuatkan, dijaga kesehatannya, dan tidak pernah kehilangan harapan. Indonesia ada bersama kalian, Humbang Hasundutan berdiri bersama kalian.”
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyerah pada rasa takut, tetapi tetap bersatu, saling menguatkan, dan saling menjaga.
” Mari Berdoa dan Menjaga Tanah Air yang Kita Cintai, dalam suasana keprihatinan nasional akibat cuaca ekstrem di banyak daerah, Bupati Oloan menyerukan semangat kebangsaan dan gotong royong sebagai identitas bangsa”.
“Mari kita berdoa agar musibah ini segera berlalu dari bumi yang kita cintai. Indonesia adalah rumah bersama dari Sabang sampai Merauke, dari Humbang Hasundutan hingga daerah lain yang sedang terdampak bencana, kita bersaudara. Kita kuat karena kita bersama.”
Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH mengingatkan masyarakat untuk waspada, mematuhi peringatan dini cuaca, dan menghindari aktivitas berisiko di lereng-lereng perbukitan yang rawan longsor.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna







