Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan

- Redaktur

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Tapteng melepas merpati sebagai tanda dimulainya Perayaan Paskah Oikumene, Kamis (13/4/2026). (Sangkakala 7/ist).

Sangkakala 7 || Tapteng, Sumut
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan Perayaan Paskah Oikumene, Kamis (13/4/2026), di Gedung Serbaguna, Pandan.

Perayaan Paskah kali ini mengusung tema “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita (2 Korintus 5:17)”, dan sub tema “Tapanuli Tengah bangkit lebih kuat dalam kesederhanaan dan sukacita.”

Perayaan Paskah diawali dengan pawai yang dilepas Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu. Start dari TK Don Bosco Pandan menuju GOR Pandan. Diikuti barisan Forkopimda Tapteng, Ketua TP PKK Tapteng, pengkhotbah Uskup Keuskupan Sibolga, Pastor dan Suster, para pendeta, barisan pembawa bendera, marching band, serta barisan jemaat.

Sebagai tanda dimulainya perayaan, Bupati Tapteng melepas merpati di pintu gerbang GOR Pandan, dilanjutkan dengan ibadah dan acara umum, hiburan lucky draw, serta penampilan artis ibu kota Gok Parasian Malau, artis lokal Mega Flora Silalahi dan Nowela Waruwu.

Selanjutnya persembahan lagu pujian dari paduan suara Gereja Katolik St. Yosep Pandan, paduan suara Rege Sibuluan, paduan suara HKBP Dolok Nauli Pinangsori, paduan suara HKBP Distrik IX Sibolga Tapanuli dan Nias, serta paduan suara Seminari Aek Tolang.

Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr Fransikus Tuaman Sasfo Sinaga, dalam khotbahnya menyampaikan, pada akhir November 2025 Tapteng mengalami bencana alam banjir bandang dan tanah longsor. Dengan bencana ini mengakibatkan trauma putus asa.

“Namun, kita harus bangkit, bagaimana bencana ini mempersatukan kita. Jangan saling menyalahkan, saya mengajak kita bergandengan tangan berjalan bersama keluar dari kesulitan. Untuk keluar dari bencana ini, tidak cukup hanya bupati dan wakil bupati, atau Sekda, tapi kita semua yang ada di Tapteng harus bekerjasama, saling membantu, termasuk para pemuka agama,” ujar Uskup Sibolga.

Mgr Fransikus juga mengajak masyarakat untuk menjaga alam dan melestarikan bumi. Karena bumi adalah rumah yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya.

“Semoga Tapanuli Tengah naik kelas. Selamat Paskah,” katanya.

Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan, ssesungguhnya makna dari Paskah adalah bagaimana warga Tapteng bangkit dari suatu keadaan masa sulit, untuk bangkit lebih kuat lagi dalam kesederhanaan.

“Hari ini kita berdiri di antara dua kenyataan, luka yang masih tersisa dan harapan yang mulai menyala. Kita tidak lupa, kita pernah berjalan di tengah kesulitan, kita melihat rumah yang hancur, kita melihat tanah yang tertimbun, kehilangan keluarga. Saya mengajak kita semua untuk bangkit,” pinta Masinton.

Ditegaskannya, sejak awal bencana, Tapteng tidak pernah sendiri. Bahkan pertama sekali daerah bencana yang dikunjungi oleh Presidem adalah Tapteng. Begitupun, dukungan dari berbagai instansi, kementerian, lembaga, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan juga dari berbagai instansi vertikal, hadir membantu masyarakat Tapteng.

“Bantuan bukan hanya datang dari unsur pemerintah, tapi juga dari unsur gereja, juga dari seluruh elemen gereja bahu-membahu. Bukan hanya dari gereja, masjid, vihara,dan juga dari berbagai lintas keyakinan dan agama lainnya,” ucap Bupati.

Bupati Tapteng menjelaskan, Itu menampakkan bahwa
urusan bencana adalah urusan kemanusiaan, bukan urusan politik, dari berbagai partai politik, ketua umum partai politik juga datang membantu bahwa bencana adalah urusan kemanusiaan.

“Kita tidak berdiri sendiri dan Tapteng tidak sendirian. Kita disokong, didukung baik dari sisi anggaran, program, dan pelaksanaan, dari mulai pemerintah pusat, provinsi, dan juga di kabupaten kita alokasikan untuk percepatan pemulihan Tapteng pasca bencana,” ungkap Masinton.

Menutup sambutannya, Bupati Tapteng menyampaikan, masyarakat Tapteng tidak cukup hanya dengan meratap. Masyarakat harus bangkit dan menjadi pejuang-pejuang pemulihan.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Kadisporapar Ikuti Sholat Istisqa Berjamaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau
Kades Tanamea Hery Daud Widu Dampingi Camat Banawa Selatan, Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, 1448 H/ 2026 M
*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Berita ini 73 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:04 WIB

Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia

Kamis, 3 September 2026 - 19:24 WIB

Kadisporapar Ikuti Sholat Istisqa Berjamaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Kades Tanamea Hery Daud Widu Dampingi Camat Banawa Selatan, Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, 1448 H/ 2026 M

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*

Berita Terbaru

Olahraga

Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Upacara Haornas ke-43

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:47 WIB