Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) , Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., menghadiri penutupan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatera Utara Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/07/2026).
Upacara penutupan diikuti para kepala daerah, unsur lintas sektor, serta ribuan anggota Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sumatera Utara yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumatera Utara secara resmi menutup rangkaian kegiatan Jamdasu XI yang telah berlangsung selama lima hari.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda, Gubernur Sumatera Utara bersama Bupati Humbang Hasundutan dan sejumlah kepala daerah lainnya turut berkemah bersama ribuan peserta pada malam terakhir sebelum kegiatan resmi ditutup.
Pelaksanaan Jamdasu XI dikemas dengan konsep modern melalui enam zona utama, yakni Zona Integritas, Zona Teknologi, Zona Outdoor Activity, Zona Keterampilan, Zona Permainan, dan Zona Penanggulangan Bencana.
Berbagai materi yang diberikan dirancang untuk membekali peserta menghadapi tantangan masa depan, mulai dari penguatan karakter, ketahanan pangan, keterampilan hidup, hingga pemanfaatan teknologi.
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, panitia, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Jamdasu XI. Menurutnya, berbagai keterampilan yang diajarkan dalam kegiatan kepramukaan, seperti kemampuan bertahan hidup di alam, mendirikan tenda, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial merupakan bekal penting yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Di sela kegiatan, Bupati Oloan P. Nababan berharap Jambore Daerah Sumatera Utara menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, terampil, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian sosial dan semangat kebangsaan yang kuat.
“Jambore ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Bupati.
Penutupan Jamdasu XI sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan kepramukaan tingkat Provinsi Sumatera Utara yang bertujuan memperkuat karakter, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna







