20 Personel Gabungan TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dikerahkan Untuk Mengawal Aksi Massa Dari Aliansi Buruh.

- Redaktur

Rabu, 8 Desember 2021 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Guna mencegah terjadinya gerakan masa yang akan turun kembali ke jalan, Pelda Martadinata dan Serma Agus Riyanto Koramil 01 Tambun melaksanakan kegiatan penyekatan Unras Buruh di Pintu Tol Grand Wisata Desa Lambang Sari Kacamatan Tambun Selatan, pada Rabu 8/12/2021.

Sementara itu Sukamto (Ketua Cabang FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi) Selasa lalu 7/8/2021 menumpahkan ribuan buruh turun ke jalan mereka menuntut dan meminta, agar berlakukan putusan MK yang Menyatakan Omnibus Law-UU Cipta Kerja Cacat Formil dan Inkonstitusional.

Kemudian Sukamto juga meminta Cabut SK UMK Tahun 2022 yang sudah dikeluarkan Oleh Gubernur yang menggunakan dasar pertimbangan PP No. 36 tentang Pengupahan, Tak hanya itu saja ia juga meminta Revisi SK UMK Tahun 2022 sebesar 5,51% (Kab. Bekasi & 7,85% (Kota Bekasi) dan Gubernur Jawa Barat, Menteri Ketenagakerjaan, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan Investasi serta Presiden Joko Widodo bertanggung Jawab atas kerugian ekonomi yang disebabkan oleh aksi unjuk rasa yang kami lakukan ” dalam tuntutannya.

Saat di jumpai awak media Serma Agus Riyanto mengatakan bahwa kegiatan pelaksanakan penyekatan unras buruh yang menuju ke arah Jakarta berbeda tujuannya kami tidak melarang mereka.

Sebanyak 20 personel gabungan dari TNI, Polri serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk mengawal aksi penyampaian massa dari Aliansi Buruh, hal ini di cegah agar tidak terjadi kerumunan karena yang tidak kita inginkan ada beberapa faktor pertama jangan sampai aksinya ini ada penyusup yang akan malahan memecah belah semangat persatuan dan ke satuan para buruh.

Di sini kami bersama personil gabungan juga melaksanakan pemeriksaan kendaraan yang dicurigai akan mengikuti aksi demo tersebut, ” terang Serma Agus Riyanto.

Hal senada juga di katakan oleh Pelda Martadinata Babinsa Desa Mangunjaya Koramil 01 Tambun yang di tempatkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, Babinsa Mangunjaya dalam jumpanya menyampaikan, hal ini untuk menyikapi akan terjadinya gerakan pendemo yang akan turun ke Jalan sehingga berpotensi kerumunan kita lakukan ini agar pandemi jangan sampai berkembang lagi akibat terjadinya adaanya kerumunan hal itu yang pemerintah tidak harapkan. ” Imbuhnya. (Wr)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja
Presiden RI dan Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Qurban
Bupati Humbahas Gelar Rembug Program Pembangunan Panorama Indah Sileme-leme
Bupati Humbang Hasundutan Ajak Masyarakat Gelorakan Kebersihan Mulai dari Keluarga
“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”
Bupati Humbahas Terima Kunjungan Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Humbang Hasundutan Gelar Rakor Bersama Camat, Bahas Kondisi Kecamatan dan Jalan Usaha Tani
Tingkatkan Pelayanan Sosial, Dinsos Toba Gelar Konsultasi Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:24 WIB

Presiden RI dan Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:21 WIB

Bupati Humbahas Gelar Rembug Program Pembangunan Panorama Indah Sileme-leme

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Ajak Masyarakat Gelorakan Kebersihan Mulai dari Keluarga

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:53 WIB

Bupati Humbahas Terima Kunjungan Dinas Kesehatan Sumut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Presiden RI dan Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:24 WIB