KAB. BEKASI Sangkakala.tv –
Guna mencegah terjadinya gerakan masa yang akan turun turun kembali ke jalan,
aparat gabungan melaksanakan
kegiatan penyekatan Unras Buruh bertempat di Omah Buruh, Jl. MH. Thamrin Blok. 10, No. 2, Desa Sukaresmi, Kec. Cikarang Selatan, Kab.Bekasi, Rabu 8/12/2021.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh
Kapolres Metro Bekasi Kombespol Hendra Gunawan, SiK, Dandim 0509/Kab. Bekasi Letkol Kav Topan Tri Anggoro,
Danyon Armed 7/GS Letkol Arm Nicholas S., Kasat Sabhara AKBP J. Sihombing, Pasiops Kodim 0509/Kab. Bekasi Lettu Kav Indayanto, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin, Danramil 08/LA Kapten Arh Romli Galingging.
Sementara itu Sukamto (Ketua Cabang FSPMI Kota dan Kabupaten Bekasi) Selasa lalu 7/8/2021 menumpahkan ribuan buruh turun ke jalan, menuntut dan meminta, agar berlakukan putusan MK yang Menyatakan Omnibus Law-UU Cipta Kerja, Cacat Formil dan Inkonstitusional.
Kemudian Sukamto juga meminta Cabut SK UMK Tahun 2022 yang sudah dikeluarkan Gubernur, yang menggunakan dasar pertimbangan PP No. 36 tentang Pengupahan.
Tak hanya itu saja, ia juga meminta Revisi SK UMK Tahun 2022 sebesar 5,51% (Kab. Bekasi & 7,85% (Kota Bekasi) dan
Gubernur Jawa Barat, Menteri Ketenagakerjaan, Menko Perekonomian,
Menko Kemaritiman dan Investasi serta Presiden Joko Widodo bertanggung
Jawab atas kerugian ekonomi yang disebabkan oleh aksi unjuk rasa yang kami lakukan, ” dalam tuntutannya.
Saat di jumpai awak media Danposmil Lippo Cikarang Selatan Peltu Slamet mengatakan bahwa kegiatan pelaksanakan Penyekatan Unras Buruh sebenarnya tujuannya kami tidak melarang mereka dengan berbagai tututatnya meski Sebanyak 100 personel gabungan dari TNI, Polri serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk mengawal aksi penyampaian massa dari Aliansi Buruh hal ini di cegah agar tidak terjadi kerumunan karena yang tidak kita inginkan ada beberapa faktor pertama jangan sampai aksinya ini ada penyusup yang akan malahan memecah belah semangat persatuan dan ke satuan para buruh, ” ungkap Peltu Slamet.
Di sini kami bersama personil gabungan juga Melaksanakan pemeriksaan kendaraan yang dicurigai akan mengikuti aksi demo tersebut” terang Danposmil
Di tempat demo buruh Danramil 08 Lemah Abang menyampaikan dalam melaksanakan kegiatan tersebut, hal ini Untuk Menyikapi akan terjadinya gerakan pendemo yang akan turun ke Jalan sehingga berpotensi kerumunan kita lakukan ini agar pandemi jangan sampai berkembang lagi akibat terjadinya adaanya kerumunan hal itulah yang pemerintah tidak harapkan “imbuhnya
Danramil meminta kepada serikat buruh untuk pulang ke rumah nya masing masing, ” imbuhnya.
(Wr)










