Tapanuli Utara | Sangkakala.tv –
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 sejumlah titik fital di wilayah Tapanuli Utara terlihat dipasang Pohon Natal, bahkan di pusat perkotaan Kecamatan Siborong-borong nampak begitu megah berdiri.
Freddy siregar Kabid LPJU ketika dikonfirmasi oleh awak media, membenarkan jika pemasangan Pohon Natal tersebut semata mata hak kebijakan dirinya karena di RAB tidak ada anggaran pembuatan Pohon Natal atau perawatan, itu anggarannya untuk lampu hias, Pohon Natal kan lampu hias juga, terangnya mengawali.
Ketika ditanya mengenai anggaran pemeliharaan lampu hias sang Kabid juga berdalih hanya sedikit anggaran nya.
“Itu kan hak saya membuat kebijakan, tidak ada dianggarkan biaya pengadaan Pohon Natal Tahun 2021, tahun lalu itu ada 5 titik.
Kalau yang di Siborong-borong itu hasil diskusi dengan rekan rekan LPJU bagaimana biar Pohon Natal yg di Siborong-borong besar, lagi pula ada mesin las kita dikantor jadi itulah yang kami manfaatkan, jadi pemeliharaanpun tidak ada, itu lampu hias, ya gimana lampu hias kelap kelip, ” terang Kabid LPJU.
Namun ditanya dari mana biaya pemasangannya sang Kabid berdalih gak seberapanya itu bos biayanya sedikitnya itu pungkasnya, terkait pohon natal yang di Siarang-arang itu tinggi 45 meter masih menunggu kapan kita bisa pasang, sebutan di APBD itu ditampung lampu hias.
K. Hutabarat warga Kecamatan Tarutung, menanggapi keterangan dari Kabid LPJU.
Tindakan Kabid LPJU sangat bagus kebijakan nya, namun apakah benar pelaksanaan kegiatan pembuatan Pohon Natal itu murni dari keputusan nya sendiri ?
Benarkah anggaran pemasangan baru dan biaya pemeliharaan lampu hias tidak di serap ?
Lalu bagaimana nantinya membuat laporan pertanggung jawabannya penggunaan anggaran, sementara kita tau satu rupiah pun anggaran pemerintah harus jelas peruntukannya. ” Tanggap Hutabarat.
Ini juga salah satu masukan untuk dinas yang menangani sejumlah kegiatan yang terhubung menyambut Natal dan Tahun Baru khususnya.
Tapanuli Utara itu ada akses dari kabupaten lain, seperti Taput- Tapsel, Taput – Tapteng, Taput-Humbahas, Taput-Toba.
Apakah titik dimaksud lepas dari pengawasan ?
Lanjut Hutabarat, dimana saja titik yg dimaksud oleh Kabid LPJU, mengingat tapanuli utara adalah Kota Wisata Rohani harus jelas apa kisi kisi pemerintah dalam menyambut Natal dan Akhir Tahun ?
Jika benar yg diutaran Kabid LPJU maka dianggap perlu Bupati taput supaya mengambil sikap, ” pungkasnya mengakhiri.
(LG)








