KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Babinsa Serma Domo Suherman meninjau sejumlah titik lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kampung Bojong Rt 004/04 Desa Bojongsari kecamatan Kedungwaring kabupaten Bekasi, Minggu 12/12/2021.
Serma Domo Suherman mengatakan, peninjauan dilakukan langsung ke pemukiman warga yang terdampak banjir.
Luapan Pertemuan Sungai Citarum-Cibeet di wilayah Bojongsari, mengakibatkan banjir wilayah Desa Bojongsari.
Ketingian air sekitar 80 s/d 40 Cm yg mengenangi pemukiman warga, ” tutur Bati Tuud Koramil 13 Kedungwarigin Serma Domo Suherman.
Serma Domo Suherman menjelaskan, puluhan kepala keluarga korban terdampak banjir
yakni ; Kampung Bojongsari
Rt 001/03 Tercatat ada 7 Kepala keluarga sekitar 28 jiwa, sementara di Rt 004/04 tercatat ada 25 Kepala Keluarga sekitar 95 Jiwa dan di Rt 005/04 tercatat ada 15 Kepala keluarga sekitar 45 jiwa, ” jelas Domo Suherman kepada awak media.

Di lokasi banjir, ketinggian air mencapai satu hingga setengah meter. Namun sekolah dasar Bojong Sari 04 sudah terendam air “ungkap Domo.
Kita sudah bersinergi dan berkoordinasi dengan Kecamatan yakni Camat dan Kapolsek serta instansi terkait yakni Dinas Sosial dan BPBD agar segera mengalihkan warga yang terdampak banjir ke posko banjir dan dapur umum yang sudah di siapkan sebagai lokasi pengungsian, karena masih banyak warga yang terjebak genangan air dan sangat membutuhkan pertolongan untuk dievakuasi, “ujarnya.l Domo.
“Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengamankan keluarga serta harta benda ketika sewaktu-waktu banjir kembali datang,” Pesan Babinsa Serma Domo.
Sementara mengungsi sudah di alihkan ke tempat yang lebih tinggi di Sepanjang jalan Bojong-Cipayung. “Pungkasnya.
Namun dari hasil pantauan Awak media, banjir yang menggenangi rumah warga tersebut membuat warga harus diungsikan baik dengan perahu karet maupun mobil. Sehingga anggota Koramil 13 Kedungwarigin beserta instansi terkait tetap disiagakan dan secara rutin melaksanakan pemantauan dan perkembangan terkini. (Wr)








