Gempa MAg 7,5 Guncang Sulsel 498 Rumah Rusak di Selayar.

- Redaktur

Rabu, 15 Desember 2021 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR | Sangkakala.tv –
Gempa berkekuatan Magnitudo 7,5 yang berlokasi pada jarak 7.59 LS 122.26 BT 112 km barat laut Larantuka NTT, pada kedalaman 112, ikut mengguncang sejumlah wilayah Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, salah satu diantaranya, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Bencana gempa bumi yang disertai dengan peringatan dini tsunami oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakibatkan rusaknya kurang lebih 498 unit bangunan permukiman warga yang tersebar di wilayah Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, dan Pulau Kalao toa, Kecamatan Pasilambena.

Seratus enam puluh empat (164) unit diantaranya, terletak di Desa Sambali, Kecamatan Pasimarannu.

Kerusakan serupa terjadi di Desa Lambego, Kecamatan Pasimarannu.
Lima puluh unit rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat.

Sementara kerusakan ringan menimpa sedikitnya dua ratus unit bangunan rumah lain di Desa Lambego.

Selain merusak bangunan rumah warga dampak bencana gempa ikut mengakibatkan rusaknya sejumlah bangunan fasilitas umum dan pemerintahan, seperti : pagar Masjid, Jembatan, Kantor BPD, Gapura Selamat Datang.

Masih untuk wilayah Kecamatan Pasimarannu, kerusakan berat bangunan rumah terjadi di Desa Bonea.

Dari hasil identifikasi lapangan tercatat terdapat sedikitnya lima unit bangunan rumah yang mengalami rusak berat.
Sedangkan dua belas unit rumah lain, teridentifikasi, rusak ringan.

Dalam waktu yang nyaris bersamaan, dua belas unit bangunan pagar rumah warga di Desa Bonea dilaporkan rubuh.

Kerusakan rumah juga ikut dialami warga Desa Batu Bingkung.
Di wilayah ini, sepuluh unit bangunan rumah warga dilaporkan rusak berat.

Sisanya, delapan unit bangunan rumah lain, teridentifikasi rusak ringan.

Dampak kerusakan juga terjadi pada bangunan pagar sekolah SDI Batu Bingkung dan Balai Pertemuan Masyarakat.

Dampak kerusakan akibat bencana gempa juga ikut memicu rusaknya empat puluh tiga unit bangunan rumah warga dan dua unit bangunan gedung di Kecamatan Pasilambena.

Data terakhir yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyebutkan, musibah gempa bumi juga ikut mengakibatkan rusaknya empat unit bangunan rumah dan sekolah di Kecamatan Pasimasunggu.

Rekap data yang diterima BPBD, ikut mencatat kerusakan satu unit rumah warga di Kecamatan Takabonerate dan satu unit rumah milik warga lingkungan Bontosinde, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomatene atas nama Dorra (65 tahun).

(Andi Fadly Daeng Biritta)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Tapteng Dukung Pelantikan PC Muslimat NU Periode 2026–2031
60 Tahun KAHMI Mengabdi, PT Tebo Hutama Cipta: Terus Berkarya, Bersatu dalam Gagasan untuk Indonesia
Bantuan Pangan Beras Juli–September 2026, Disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan di Doloksanggul
Pemkab Toba Sambut Baik Kehadiran Solidaritas Pers Indonesia
Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil
Pembinaan dan Evaluasi Desa Percontohan TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan
Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor
Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pemkab Tapteng Dukung Pelantikan PC Muslimat NU Periode 2026–2031

Minggu, 20 September 2026 - 21:30 WIB

60 Tahun KAHMI Mengabdi, PT Tebo Hutama Cipta: Terus Berkarya, Bersatu dalam Gagasan untuk Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 17:42 WIB

Bantuan Pangan Beras Juli–September 2026, Disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan di Doloksanggul

Rabu, 16 September 2026 - 19:29 WIB

Pemkab Toba Sambut Baik Kehadiran Solidaritas Pers Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WIB

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil

Berita Terbaru