JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Buddha ;
TIDAK semua sepeda yang melaju mengincar garis finish yang sama. Karena ada yang rela mengayuh berkilo-kilometer jauhnya hanya untuk menemui seseorang di balik garis finish itu.
Ketika seseorang berhenti saat kamu masih asik melaju, bukan berarti dia tertinggal karena bisa jadi tujuannya memang di situ. Ketika kamu mencapai garis finish dan puas dengan capaianmu itu, belum tentu itu garis finish terakhir, karena bisa jadi banyak orang yang akan melampauimu.
Tak perlu memaksakan ukuran kebahagiaan kita pada orang lain. Karena jika dipaksakan, sombong jadinya.
Saat kita menyombongkan sesuatu, belum tentu orang lain juga akan melihatnya sebagai sesuatu yang berharga. Belum tentu semua orang menginginkannya.
Saat kita menyombongkan sesuatu, barangkali kita sedang ditertawakan oleh orang yang lebih dulu dan lebih banyak memiliki apa yang kita sombongkan itu.
Saat kita menyombongkan sesuatu, barangkali kita sedang dikasihani oleh orang yang punya garis finish berbeda. Dikasihani, kok ada yang segitu sombongnya untuk hal yang bagi mereka bukan apa-apa.
Silakan kejar saja apa yang menjadi tujuanmu. Silakan nikmati proses dan hasilnya sepuasmu. Tapi jangan paksakan semua orang untuk punya garis finish yang sama dengan garis finish milikmu itu.
Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.
SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI.
(Redaksi)








