* Yesus Ingin Membagi Beban Anda *

- Redaktur

Minggu, 9 Januari 2022 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | SANGKAKALA 7 –
Mimbar Agama Kristen :
Tema ; Matius 11 : 28-30

Saya tak tahu beban apa yang sedang Anda pikul. Saya tak tahu apa yang sedang membebani Anda. Tapi saya tahu jawaban untuk masalah Anda.

Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan”
(Matius 11 : 28-30).

*Selama bertahun-tahun, saya tidak pernah mengerti apa maksud Yesus, “Pikullah kuk yang Kupasang.” Itu membuat saya berpikir, “Tuhan, apakah Engkau ingin memberikanku beban lain ?
Bebanku sudah cukup berat ! Aku tidak mau menanggung beban-Mu padaku !”*

Kemudian saya tahu bahwa kuk adalah sepotong kayu besar yang melengkung yang diletakkan di atas pundak hewan ternak untuk menarik kereta.

*Manfaat kuk yaitu membagi beban setengah. Tanpa kuk, seekor sapi harus menarik seluruh beban sendiri.
Tetapi jika Anda memasangkannya pada dua ekor sapi, maka kedua hewan itu menarik beban bersama-sama, menjadikannya setengah berat*.

Maka, ketika Yesus menyuruh Anda untuk memikul kuk-Nya, Dia tidak mengatakan bahwa Dia akan memberi Anda masalah-masalah-Nya.
Yesus tidak punya masalah !

Sebaliknya, Dia ingin berbagi masalah Anda. Dia ingin berbagi beban Anda. Dia ingin membawa serta stres Anda pada diri-Nya sendiri dan menanggungnya dengan Anda.

Yesus menggunakan tiga kata kerja penting dalam Kitab Suci ini : Datang, Belajar, dan Pasang.

Itu seperti yang Yesus katakan, “Marilah bergabung dengan saya sehingga Anda dapat belajar bagaimana saya melakukannya. Ambillah beban yang lebih ringan yang akan mengurangi stres Anda dan yang membuat masalah Anda lebih mudah dikendalikan.

Ketika Anda memikul kuk dengan Kristus, Anda berjalan bersama-sama dengan Dia. Anda bergerak ke arah yang sama dan dengan kecepatan yang sama. Anda bergerak ke arah yang benar dan dengan kecepatan yang tepat. Dan Anda bergerak dengan beban yang lebih ringan.

Renungkan hal ini:
– Mengapa kadang sulit untuk menerima bantuan dari seseorang yang ingin berbagi beban Anda sehingga lebih meringankan Anda, bahkan ketika seseorang itu adalah Yesus ?

– Pikirkan tentang seorang rekan Kristen yang sedang memikul beban berat. Apa cara praktis yang dapat Anda pakai untuk memotivasi mereka agar mau membiarkan Yesus berbagi beban itu ?

– Yesus sudah tahu semua tentang stres Anda. Apakah Anda siap untuk memasang kuk-Nya ? Jika tidak, apa yang sedang menahan Anda ?

*Ketika Anda menyerahkan beban Anda pada Yesus, artinya Anda percaya sepenuhnya bahwa Dia akan menyelesaikannya bagi Anda.*

(Daily Devotional by Rick Warren)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua PCNU Humbahas Silaturahmi dengan Bupati, Undang untuk Hadiri Pelantikan Masa Khidmat 2026–2031
Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Berita ini 2 kali dibaca