*IN THE RIGHT PLACE AT THE RIGHT TIME*

- Redaktur

Selasa, 11 Januari 2022 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | SANGKAKALA 7 –
Mimbar Agama Buddha :

Cerita ini begitu menarik untuk kita simak saat awal tahun. Menjadi pelajaran penting bagi hidup kita.

Seorang ibu & bayi unta sedang berbaring di bawah sebuah pohon. Kemudian bayi unta bertanya,“Mengapa unta mempunyai punuk ?”.
Sang ibunda tersenyum dan berkata, “Kita ini adalah hewan padang pasir, oleh karenanya kita punya punuk untuk menyimpan cadangan air.
Dengan begitu kita bisa selamat di padang pasir yang kering dan sedikit air.

Bayi unta tersebut berpikir sejenak lalu bertanya kembali, “Ok… lalu kenapa kaki-kaki kita panjang dan bentuk kaki bawah kita bundar ?”
Sang ibunda pun menjawab, “Ya, itu karena kita dibentuk oleh Tuhan untuk berjalan di padang pasir.”

Bayi unta itu terdiam. Selang beberapa saat, ia bertanya kembali, “Kalau bulu mata kita mengapa panjang ? Kadang-kadang bulu mata tersebut mengganggu pandangan saya.”

Ibunya berkata : “Hahaha, justru kita butuh bulu mata tersebut sayangku untuk melindungi mata kita dari pasir-pasir yang berterbangan di padang pasir. Dengan begitu pasir tersebut tidak masuk ke mata kita.

Bayi itu berpikir dan berpikir. Kemudian ia berkata, “Ohhh. Jadi punuk kita untuk menyimpan cadangan air supaya kita bisa selamat di padang gurun, kaki kita panjang untuk berjalan mengarungi padang pasir dan bulu mata kita panjang untuk melindungi mata kita selama di padang pasir.

Lalu …… Mengapa kita berada di Kebun Binatang ini ?”.

Ingatlah saudaraku, keterampilan dan kemampuan kita akan berguna hanya jika kita berada ditempat yang tepat dan di saat yang tepat. (IN THE RIGHT PLACE AT THE RIGHT TIME) Jika tidak semuanya itu akan sia-sia belaka.

Tahun berganti tahun, hari berganti hari. Apakah memang kita berada di tempat yang benar dan waktu nya tepat bagi kita untuk menciptakan kesuksesan ?

Apakah tahun ini akan menjadi Golden Year ?

Semua itu sesungguhnya tergantung CHOICE atau pilihan awal di tahun ini.

Sebab itu, mumpung masih di awal Tahun, kajilah, hal-hal apa nih yang perlu kita lakukan yang bisa menggali semua potensi kita secara maksimum. Dan kapan waktu yang tepat di tahun ini untuk kita lakukan rencana kita itu ?

– Orang kadang berkata : Saya menunggu momen yang pas.

– Saya menunggu kesempatan itu datang.

Masalahnya adalah… apakah ketika kesempatan itu datang kita memang sudah siap ?

Atau kita siapkan terus dan kita peluang / kesempatannya ? Mana yang lebih rasional ?

* Jadi kalau sudah mengerti hal ini. Yuk mari kita siapkan skill / ketrampilan yang dibutuhkan. Lalu ciptakan momentum / Kesempatan itu.

Itu akan menjadikan tahun ini menjadi tahun keemasan kita semua. Dan kita akan merasakan kita berada di tempat dan waktu yang benar.

Terkadang ketika kesempatan itu ada dan kita juga berada di tempat yang tepat serta saat yang tepat.

Pertanyaannya adalah ;
Apakah kita punya keberanian untuk mengeksekusinya ?
Saya boleh bilang hampir sebagian besar orang tidak siap sekalipun kesempatan itu ada.

Lihatlah seekor harimau yang mempunyai bakat serta ketrampilan memburu, ketika sudah di pelihara di dalam kebun binatang sejak lahir hingga 10 tahun. Ia barangkali tidak akan mampu survive / selamat jika ditaruh hutan.

Tekad, Nekat, disiplin dan gigih itu adalah kualitas diri yang diperlukan untuk mengubah kesempatan menjadi momentum bagus bagi diri dan hidup kita.

Mari kita lakukan… Semoga tahun ini menjadi a Perfect Moment and a Golden Year bagi kita semua.

Semoga Semua Makhluk Berbahagia.

SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI.

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua PCNU Humbahas Silaturahmi dengan Bupati, Undang untuk Hadiri Pelantikan Masa Khidmat 2026–2031
Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:06 WIB

Ketua PCNU Humbahas Silaturahmi dengan Bupati, Undang untuk Hadiri Pelantikan Masa Khidmat 2026–2031

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB