KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Berbagai cara dilakukan
Kodim 0509/Kab.Bekasi untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dalam memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mencegah penyebaran Covid-19, serta mengingatkan warga masyarakat agar tidak mengabaikan Protokol Kesehatan.
Agar terwujud masyarakat yang tertib Protokol Kesehatan (Prokes) serta upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, Koramil 01/Tambun secara serentak bersama tiga pilar melakukan operasi Yustisi di Desa Setia Darma kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi pada Senin (26/04/2021).
Selanjutnya Pelda Boyatni mengatakan ; PPKM Mikro ditujukan untuk menurunkan penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, lanjutnya, PPKM hendaknya dilihat dari dampaknya terhadap penyebaran COVID-19 itu sendiri.

“Kita patut mensyukuri selama dua bulan terakhir kasus COVID-19 terus menurun. Setelah sempat mengalami peningkatan yang tinggi hingga belasan ribu kasus baru per hari, sekarang jumlah kasus mereda hingga 4 ribuan kasus baru.
Penurunan ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan PPKM,” kata Pelda Boyatni
Dandim 0509/Kab.Bekasi Letkol Kav Tofan Tri Anggoro,
saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kegiatan tersebut.
Dandim mengatakan ; Kegiatan PPKM ini sendiri tak lain bertujuan untuk terus memberikan pemahaman, himbauan, mengajak masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan Prokes sebagai upaya pencegahan secara masif penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, khususnya dimana saat ini sudah muncul varian baru yang lebih berbahaya.” tegas Dandim.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodim 0509/Kabupaten bekasi, bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan aparat Desa setempat, bertujuan agar perangkat desa hingga kecamatan dapat lebih peduli dan ikut sama-sama berperan dalam melaksanakan anjuran Pemerintah tentang Protokol Kesehatan sesuai yang diamanatkan dalam ketentuan yang mengatur operasional PPKM tersebut.
Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dapat memutus mata rantai, dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan normal seperti dahulu lagi, Ucap Dandim.
(Wiro)








