Kabupaten Donggala, Sulteng || Sangkakala 7
Dalam rangka pencegahan dan penurunan Stunting untuk kebutuhan penyusunan RKPDes 2027, Desa Ujumbou, Kecamatan Sirenja, melaksanakan Rembuk Stunting.
Rembuk Stunting Desa adalah forum musyawarah strategis untuk membahas laporan konvergensi pencegahan stunting, mengidentifikasi masalah kesehatan, dan merumuskan usulan kegiatan prioritas yang wajib di masukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes ) tahun 2027.
Adapun tujuan dan fungsi utamanya adalah :
– Integrasi program, menyelaraskan kebijakan penurunan angka gizi buruk dan stunting dengan arah pembangunan Desa,
– Penilaian Data ialah membahas data terbaru keluarga berisiko stunting serta layanan Posyandu di wilayah desa
– Kesepakatan bersama, dan menghasilkan komitmen lintas sektor dalam bentuk Rencana Aksi Desa.
Adapun tahapan dalam RKPDes 2027 antara lain :
– Pra musyawarah paparan data KPM terkait kondisi rill sasaran Stunting.
– Perumusan Usulan ialah menampung kegiatan prioritas bidang Kesehatan dan gizi.
– Penetapan ialah Membawa hasil keputusan Rembuk ke forum musyawarah perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) untuk di sahkan dalam dokumen RKPDes 2027, kata Kapus Punggava Tompe Sirenja Adwan, S.K.M, usai Kegiatan Rembuk Stunting di ruang kantor Kepala Desa Ujumbou, Rabu 22/07/2026.
Kepala UPTD Puskesmas Punggava, Adwan.SKM mengatakan, masih ada 5 kasus, jadi kita punya target, dan kita sekarang sudah berjalan 5 Tahun.
Para kader kepala desa di harapkan kerja sama, dan saling koordinasi, ujar Kapus Punggava Tompe Sirenja Adwan, SKM.
Kapus Punggava Tompe Sirenja Adwan, SKM, menambahkan, kebiasaan begadang pada remaja secara kronis dapat mengganggu produksi sel darah merah karena menghambat hormon eritropoietin dan memicu stres oksidatif yang merusak sel darah. Ditambah pola makan yang buruk, hal ini mempercepat terjadinya anemia atau kurang darah.
Kemudian panduan praktis dan terstruktur untuk membantu remaja mengatasi kebiasaan begadang dan memulihkan kondisi anemia nya.
Kemudian lagi pola tidur (hentikan begadang) remaja membutuhkan tidur berkualitas sekitar 8 – 10 jam per malam untuk mendukung regenerasi sel darah merah.
– Jadwal Konsisten dengan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk saat hari libur.
– Batasi Gadget : artinya Matikan ponsel atau laptop menimal 30 menit sebelum tidur untuk menghindari paparan Blue Iight yang mata terjaga.
– kondisikan kamar : Buat suasana kamar menjadi gelap, terang, dan sejuk agar lebih cepat terlelap, ujar Kapus Punggava Tompe Sirenja Adwan, SKM.
Bersamaan itu, Kades Ujumbou Moh Zain. Dg Matata mengatakan, memberikan peningkatan stunting di Desa Ujumbo, supaya jangan sampai ada lagi penambahan Stunting kedepan.
Sementara jumlah stunting di Desa Ujumbou ada 5 Stunting.
Insyaallah tahun ini akan berakhir sehingga menuju zero stunting atau aman. Tegas Kades Ujumbou Moh Zain, Dg Matata.
Hal yang sama Ketua BPD Aluman mengharapkan, semoga dengan adanya Rembuk Stunting ini dapat mencegah dan menurunkan stunting di Desa Ujumbou, harap Ketua BPD Ujumbou Aluman.
Turut hadir pada Rembuk Stunting di Desa Ujumbou, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Desa Ujumbou, Moh Zain, Kepala Puskesman Punggava Tompe Sirenja Adwan, S.K.M, Perangkat Desa Ujumbou, Ketua BPD Ujumbou Aluman, KPM dan bersama Kader Posyandu, Tokoh masyarakat,
Pendamping Desa Kecamatan Sofyan, BKKBN Kecamatan Sirenja. Hj. Amma, AMd.Bid, Sekdes Ujumbo Asmai A. Ma.
Hal senada di katakan
pendamping Desa Kecamatan Sirenja Sofyan, Menuturkan, Rembuk Stunting adalah agenda Nasional, giat stunting di kecamatan Sirenja Stunting yang ke 6 tahun 2026.
Harapan kami selaku pendamping Desa sehingga Desa Ujumbou untuk stunting nya supaya Zero Tahun 2027 , sehingga Kesehatan perlu untuk lebih baik lagi,
Acara ini dirangkaikan ( penanda tanganan ) dengan Lembar Komitmen kami peserta Rembuk Stunting Desa Ujumbou, Kecamatan, Sirenja, Kabupaten Donggala Tahun 2026.
Mendukung aksi percepatan dan pencegahan Stunting, menjadi agen perubahan melalui penyebarluasan dan pencegahan Stunting.
Penulis : Fitri
Editor : Priyatna







