Berdoalah setiap waktu

- Redaktur

Minggu, 7 Februari 2021 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Betapa banyaknya doa yang telah kita panjatkan sejak pertama kita belajar berdoa.

Doa pertama kita adalah untuk diri sendiri; kita memohon Allah untuk mengampuni kita, dan menghapuskan dosa kita.

Dia mendengar kita, tetapi ketika Dia sudah menghapuskan dosa kita layaknya awan, kita masih punya banyak doa lain untuk diri sendiri. Kita pernah berdoa demi anugerah yang menguduskan, demi anugerah yang membatasi dan menahan diri; kita pernah dipimpin untuk merindukan jaminan keselamatan lagi dan lagi, demi mendapatkan cara yang nyaman dalam melaksanakan janji itu, demi jalan keluar pada saat dicobai, demi bantuan saat menjalankan tugas, dan demi pertolongan saat ujian datang.

Kita telah dipanggil untuk datang kepada Allah demi jiwa kita, sebagai pengemis yang selalu meminta segalanya. Bersaksilah, hai anak Allah, bahwa engkau tidak pernah sanggup mendapatkan apapun untuk jiwamu di tempat lain.

Semua roti yang telah jiwamu makan datangnya dari surga, dan setiap air yang telah jiwamu minum mengalirnya dari Sang Batu Hidup—Tuhan Yesus Kristus. Jiwamu tidak pernah bertumbuh subur dengan sendirinya; selamanya ia bergantung kepada berkat harian dari Allah; dan maka itu doamu telah naik ke surga demi segala macam belas kasihan rohani, segalanya namun tak terbatas.

Kebutuhanmu tidak terhitung, karenanya persediaan tersedia begitu banyak tak terbatas, dan seperti halnya doamu sangat beraneka ragam, belas kasihan-Nya pun tidak terhitung. Maka tentunya engkau mempunyai cukup alasan untuk berkata, “Aku mencintai Allah, karena Dia telah mendengar doaku.”

Karena sebanyak doa-doamu, sedemikianlah Allah memiliki jawaban kepada setiap doamu.

Ia telah mendengarkan engkau dalam hari-hari yang bermasalah, telah menguatkan engkau, dan menolong engkau, bahkan ketika engkau tidak hormat kepada Dia dengan bersikap gemetar dan ragu di hadapan tutup tabut perjanjian.

Ingatlah akan hal ini, dan biarlah hatimu dipenuhi dengan rasa syukur kepada Allah, yang telah demikian penuh rahmat mendengarkan doa-doamu yang lemah.
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!” [Mazmur 103:2]

________
(diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Berita Terbaru