JAKARTA | Sangkakala TV –
Harapan dari setiap orang yang menanam pohon adalah pohonnya berakar kuat, bertumbuh dengan baik dan dapat dinikmati buahnya.
Tiga perkara ;
1. Berakar
2. Bertumbuh
3. Berbuah
Ketiga perkara inilah yang menjadi kehendak Tuhan bagi setiap orang percaya, sehingga keberadaannya seperti pohon tarbantin.
Akar tumbuhnya pasti ke dalam tanah. Akar yang bekerja di dalam tanah inilah yang memungkinkan sebuah pohon dapat bertumbuh dan berbuah.
Semakin dalam akar itu menembus tanah semakin ia mencapai sumber air dan mendapatkan sari-sari makanan.
Berakar kuat berarti kita tinggal di dalam firman-Nya, sebab iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Roma 10:17).
Bagaimana agar kita berakar atau tinggal di dalam firman ?
Yakobus menyampaikan tahap-tahap bagaimana kita berakar dalam Firman.
Yaitu harus menerima firman dengan hati yang lemah lembut supaya firman tersebut dapat tertanam di dalam hati kita.
Hati ibarat tanah yang siap ditaburi benih firman. Kondisi hati kita menentukan apakah benih firman itu dapat bertumbuh dengan baik atau tidak.
Hati yang lemah lembut & rendah hati adalah hati yang “Gembur” (tidak keras), tidak gampang memberontak, mau dibentuk, selalu terbuka terhadap nasihat dan teguran.
Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.(Amsal 15:31)
Akar orang benar tidak akan goncang dan senantiasa mendatangkan hasil ! (Amsal 12:3b, 12b).
Tetap semangat dlm Tuhan Yesus Kristus, terus berjuang dan Tuhan mengasihi selalu. (Red)










