KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Danramil 01 Tambun sambut kujungan kerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meninjau Depo LRT Jabodebek, Jum’at 1/4/2022.
Dari keterangan persnya, Kujungan kerja Luhut untuk memastikan proyek transportasi tersebut yang akan meluncur pada 17 Agustus 2022 berbarengan dengan momentum HUT RI ke-77,” papar Danramil.
Ujar Luhut, nanti 17 Agustus jadi hadiah HUT RI, soft launching akan kita lakukan, ” imbuhnya saat ditemui di Jatimulya, Bekasi Timur.
Dalam tinjauan tersebut Luhut didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan perwakilan dari Kementerian Keuangan, serta BUMN-BUMN yang terlibat dalam proyek LRT Jabodebek, yakni KAI, Adhi Karya, INKA, dan LEN.
Menurut Luhut, proyek pembangunan LRT Jabodebek berjalan baik, meskipun sempat terjadi insiden tabrakan pada Oktober 2021 lalu. Insiden tersebut terjadi saat uji coba, Faktor Teknis, ” Ujar Luhut.
“Kemarin ada insiden kecil, tetapi kami sudah temukan. Saya pikir itu wajar. Software (perangkat lunak) sudah disempurnakan. Tadi kami sudah coba, sudah jalan,” katanya.
Saat ini, ia memastikan tidak ada masalah dan kendala dalam penyelesaian proyek, baik dari sisi finansial, teknologi, maupun konstruksi, ” paparnya.
“Saat kunjungan disini, Saya lihat gak ada kendala. Waktu itu, kita lihat paling susah pembebasan lahan, enggak tahu berapa tahun kita urus. Sekarang, berkat Tuhan selesai,” ucap Luhut.
LRT Jabodebek merupakan proyek transportasi massal, dengan depo yang dibangun di atas tanah seluas 100 ribu meter persegi terdiri dari beberapa area, antara lain Stabling, Light Maintenance, Heavy Maintenance, OCC building, dan area di awasi CCTV lainnya.
Lebih jauh lagi Luhut menjelaskan ; Light maintenance memiliki 10 jalur yang digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan ringan LRT Jabodebek, seperti perawatan harian dan perawatan bulanan setiap 1, 3, 6, dan 12 bulanan.
Sedangkan heavy maintenance memiliki 8 jalur yang digunakan untuk perawatan besar LRT Jabodebek dengan siklus perawatan tahunan.
LRT Jabodebek rencananya dioperasikan menggunakan sistem Communication Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation Lv 3 (GoA 3). LRT Jabodebek bakal beroperasi otomatis dan dengan pemantauan perjalanan dari Ruang OCC oleh petugas.
Berdasarkan jadwal ia mengatakan, LRT Jabodebek akan bisa mulai beroperasi penuh pada September 2022. Nantinya LRT Jabodebek akan dibuat terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Selain Kemenko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, hadir dalam kegiatan tersebut, Kemenhub Budi Karya Sumadi, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Dirut PT Adikarya Entus asnawi, Danramil 01 Tambun Mayor Chb Daya Bakir, Wadanramil 01 Tambun Kapten Inf Yos Hendri
Sekcam Tambun Selatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Aiptu Sohib, Lurah Jatimulya Fickry.
Lebih lanjut, “Dengan begitu kita membangun sistem transportasi antarmoda yang canggih betul. Dan ini pekerjaan kami beberapa tahun ini, mungkin empat tahun ini, membuat terintegrasi dan kini kita lihat buahnya,” kata Menko Luhut.
Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, per 25 Maret 2022, progres pembangunan tahap 1 LRT Jabodebek telah mencapai 90,2 persen. Secara rinci, lintasan Cawang-Cibubur mencapai 94,6 persen, lintasan Cawang-Dukuh Atas 89,6 persen dan lintasan Cawang-Bekasi Timur 87,6 persen. Mudah mudahan bisa di nikmati pada Hari Ulang Tahun RI ke 77 pada 17 Agustus nanti.
(KP.011)








