KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Indonesia turun berunjuk rasa di daerah masing-masing, untuk mendesak dan menuntut Presiden Jokowi bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas menghianati konstitusi negara.
Stasiun Kereta Api Tambun dan di beberapa titik diprediksi akan ada keberangkatan Mahasiswa menuju istana Negara Jakarta, menimbulkan kemacetan dari aksi yang digelar mahasiswa di jalan, sejumlah aparat mengawal dan berjaga jalannya aksi demonstrasi tersebut, ” ungkap Wadanramil 01 Tambun Kapten Inf Yos Hendri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa pada 11 April 2022 dengan mengedepankan pendekatan humanis.
Wadanramil ketika memimpin Apel menyampaikan, mari kita ciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif, aman dan damai dalam demonstrasi di bulan ramadhan.

Kapten Inf Yos Hendri juga mengimbau kepada jajarannya, nanti apabila peserta aksi untuk sama-sama di himbau serta mengantisipasi adanya penumpang gelap atau oknum yang berusaha menunggangi demonstrasi tersebut, ” Terang Wadanramil.
Peserta aksi di ketahui ada beberapa tuntutan diantaranya ;
Pertama Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara,
Kedua Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.
Ketiga Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan.

Ke empat, Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
Ke Lima Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
Ke Enam Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.
“Kami meyakini mahasiswa juga tidak ingin dan berharap aksinya disusupi oleh oknum yang tak bertanggung jawab, ” pungkasnya. (KP.011)








