JAKARTA || SANGKAKALA 7 –
Mimbar Agama Kristen :
Kolose 3 : 13 ==>
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian “.
Ketika seseorang begitu menyakiti Anda, memaafkan mungkin bukan respons alamiah Anda. Sebaliknya, Kamu ingin terus menyimpan rasa sakit dan kepahitan terhadap seseorang yang telah membuat Anda terluka. Akan tetapi, Tuhan memanggil Anda untuk mengampuni, membuang kenangan pahit masa lalu, dan melepaskan segala kepahitan terhadap orang-orang yang telah menyakiti Anda.
Bahkan, Alkitab memberikan tiga alasan mengapa Anda harus memaafkan. Perhatikan bahwa alasan-alasan ini tak ada hubungannya dengan apakah orang-orang itu pantas menerima pengampunan Anda atau tidak.
Kamu harus mengampuni mereka yang telah menyakiti kamu sebab Tuhan telah mengampuni kamu.
Kolose 3 : 13 mengatakan ; “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
Bila kamu ingin menjadi orang yang pemaaf, maka Anda perlu terlebih dahulu menerima pengampunan Allah melalui Yesus Kristus.
Alkitab mengatakan bahwa Allah datang ke Bumi ini dalam bentuk manusia, Yesus, untuk mengampuni segala kesalahan dan dosa kita. Yesus telah menebus dosa sehingga Anda tak perlu lagi melakukannya. Itulah Kabar Baik.
Lukas 6 : 37 ==>
”Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Kamu harus mengampuni mereka yang telah menyakiti Anda karena, jika tidak, kebencian akan mengendalikan Anda. Alkitab berkata dalam Pengkhotbah 7 : 9,“Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.”
Kebencian membuat kamu sengsara dan membuat kamu terjebak di masa lalu. Dan ketika Anda terjebak di masa lalu, kamu dikendalikan oleh masa lalu. Setiap kali Kamu membenci sesuatu, kebencian itu menguasai kamu.
Apakah Kamu masih mengizinkan seseorang yang menyakiti kamu lima, 10, atau bahkan 20 tahun yang lalu buat terus menyakiti Kamu hingga hari ini ?
Buatlah pilihan sekarang juga untuk berhenti terluka oleh karena apa yang terjadi bertahun-tahun yang lampau. Masa lalu Kamu adalah masa lalu. Kamu harus melepaskannya.
Kamu harus mengampuni mereka yang telah menyakiti kamu sebab Anda sendiri akan membutuhkan lebih banyak pengampunan di hari-hari selanjutnya.
Yesus berkata dalam Matius 6 : 14-15,“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Pengampunan itu dua arah. Anda tak dapat menerima apa yang tidak ingin Anda beri.
Seseorang pernah mengatakan ini pada John Wesley, “Saya tidak akan pernah bisa memaafkan orang itu ! ”
Lalu, jawab Wesley, “Kalau begitu saya harap Anda tidak akan pernah berbuat dosa.”
Semakin dalam rasa sakitnya, semakin sulit untuk mengampuni. Akan tetapi, ingatlah bahwa Anda punya tiga alasan besar untuk mengampuni: Karena Tuhan telah mengampuni Anda, karena Anda tidak boleh membiarkan kebencian mengontrol Anda, dan karena Anda akan terus membutuhkan lebih banyak pengampunan. (R.001)
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)








