Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z

- Redaktur

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
‎
Festival Muharram di Kota Bogor diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas kota sebagai destinasi pariwisata berbasis syar’i yang mengedepankan nilai sejarah, budaya, dan edukasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya generasi muda (Gen Z), diajak mengenal jejak peradaban Islam yang selama ini belum banyak diketahui publik. Minggu, 21/06/2026.
‎
‎Salah satu warisan sejarah yang menjadi perhatian adalah keberadaan Masjid Tua Mustafa Jatikaum di Kota Bogor. Masjid bersejarah tersebut menyimpan keunikan berupa lafaz-lafaz Al-Qur’an yang ditulis di atas daun, peninggalan yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan tinggi, namun hingga kini masih belum banyak dikenal oleh masyarakat Bogor.
‎
‎Festival Muharram dinilai dapat menjadi media edukasi sekaligus promosi wisata religi yang menggabungkan nilai spiritual, sejarah, dan budaya lokal. Konsep pariwisata berbasis syar’i tidak hanya menawarkan destinasi ibadah, tetapi juga memperkuat pengelolaan destinasi, kepedulian sosial, pelestarian kearifan lokal, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata ramah Muslim. Pengembangan wisata ramah Muslim juga dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing daerah.
‎
‎Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan Gen Z mengenai sejarah Islam di Kota Bogor sehingga muncul rasa memiliki dan kepedulian terhadap warisan budaya yang ada.
‎Di sisi lain, penguatan sektor pariwisata menjadi penting mengingat adanya indikasi penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bogor dibandingkan tahun 2025. Karena itu, diperlukan inovasi melalui penyelenggaraan event budaya dan religi yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkuat citra Kota Bogor sebagai destinasi wisata yang edukatif, religius, dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Bogor sendiri terus mendorong penyelenggaraan berbagai agenda budaya sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata daerah.
‎
‎Festival Muharram diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pariwisata syar’i di Kota Bogor, sehingga tidak hanya melestarikan sejarah Islam, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan nilai sosial, serta pelestarian kearifan lokal di Kota Hujan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru