KAB. BEKASI || SANGKAKALA 7 –
Akibat lonjakan harga minyak goreng yang meroket, Danramil 08 Lemahabang Kapten inf Yos Hendri turun melakukan pengecekan dan monitoring harga minyak curah dan kemasan yang menjadi polemik di Masyarakat.
Seperti Pasar Tradisional Serang yang berada di Desa Serang Kecamatan Cikarang Selatan, saat di temui pemilik agen
menyampaikan kepada Danramil bahwa harga eceran terendah Rp,15.000 dan Harga eceran tertinggi Rp.18.000 serta Harga eceran rata rata Rp.16.500, ” papar Danramil saat di hadapan awak media, Jumat 3/6/2022.
Dalam jumpa persnya, “Saya juga sudah mendatangani Toko Ibu Linda, Harga eceran terendah Rp.15.000 dan harga eceran tertinggi Rp.18 000 dan Harga eceran rata rata Rp.16.500, ternyata masih sama belum ada penurunan (HET), ” papar Danramil.
Pada kegiatan tersebut Danramil 08 Lemahabang Kapten Inf Yos Hendri bersama Babinsa pendampingan Pelda Suyanto Babinsa Desa Serang, yang di kenal dengan keakraban dengan masyarakat.
Danramil 08 Lemahabang menyampaikan pada pedagang dan pembeli di pasar Serang,
bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai langkah upaya menormalkan kembali harga minyak goreng yang melambung tinggi.
Diharapkan dengan OPM tersebut, harga minyak goreng dapat kembali normal dikisaran angka Rp 14 ribu per liter, ” terang Danramil.
Saya sudah dapat kabar dari hasil rapat bahwasanya Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti mengatakan ; pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggelar OPM di Kabupaten Bekasi. Kabupaten Bekasi, ” ujar Danramil.
Karena salah satu Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang akan menggelar operasi pasar murah minyak goreng lebih dulu nantinya Kabupaten Bekasi, jadi masyarakat harus siap-siap menyambut kabar baik tersebut, ” tutupnya.
(KP.011)








