Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai

- Redaktur

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Depok, Jabar
Keributan terjadi di Jalan Sentosa Raya, tepatnya di depan Sekolah Tugu Ibu, pada Rabu siang sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) dengan sejumlah pria yang diduga sebagai mata elang (matel).

‎Peristiwa bermula saat pengemudi ojol diberhentikan oleh kelompok pria yang diduga hendak menarik kendaraan terkait tunggakan angsuran. Pengemudi menolak upaya tersebut, sehingga terjadi adu mulut yang semakin memanas. Situasi kemudian berubah menjadi aksi fisik setelah salah satu pihak disebut mendorong lebih dulu, hingga berujung saling pukul.

‎Warga sekitar dan pengendara yang melintas langsung turun tangan melerai pertikaian guna mencegah keributan semakin meluas. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat insiden tersebut.

‎Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa pemicu keributan adalah penolakan pengemudi ojol saat kendaraannya hendak diambil secara paksa.

‎“Anggota kami segera mengamankan kedua belah pihak dan membawa mereka ke Polsek Sukmajaya untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

‎Di kantor polisi, kedua pihak menjalani proses mediasi yang difasilitasi petugas. Hasilnya, permasalahan disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan dituangkan dalam surat pernyataan di atas materai.

‎Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa persoalan tunggakan pembayaran tetap harus diselesaikan melalui jalur resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penarikan kendaraan secara sepihak yang dapat memicu konflik di lapangan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Berita Terbaru

Lingkungan Hidup

Pemkab Tapteng Tanam Ratusan Pohon di Wilayah Rawan Bencana

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:12 WIB