*Mazmur 139:23-24*
*Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!*
Sangkakala.TV| Kab Bekasi-
RENUNGAN MOTIFASI ;
Firman TUHAN kepada Yosua; Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)
Untuk tetap berada di jalan TUHAN, yaitu jalan yang benar, dan tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri bukanlah perkara mudah, karena ada begitu banyak rintangan yang menghadang jalan kehidupan kita, yaitu berbagai macam bentuk persoalan.
Hal yang dapat kita lakukan agar supaya kita tetap berada di jalan TUHAN dan tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri adalah dengan mengijinkan TUHAN menguji dan menyelidiki hati kita agar jalan hidup kita tidak serong, atau tersesat.
Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mazmur 26:2)
Dalam menjalani kehidupan, tidak jauh berbeda seperti halnya jika kita sedang berjalan. Ketika kita berjalan pasti kita memiliki tujuan kemana kita akan pergi. Jika kita berbicara tentang tujuan di dalam kekristenan, pasti tujuan kita adalah menjadi serupa dengan KRISTUS.
Untuk mencapai tujuan menjadi sama seperti KRISTUS, kita harus konsisten berada pada jalan yang benar. Kita menyadari bahwa dalam setiap jalan yang kita lalui, pasti ada ujian, masalah dan persoalan hidup, sedangkan tujuan kita untuk menjadi sama seperti KRISTUS hanya dapat dicapai jika kita berhasil mengalahkan atau melalui ujian-ujian tersebut.
Sebab itu kita harus memiliki kemauan yang gigih dan kesadaran penuh untuk menjadikan firman TUHAN sebagai tolok ukur dan bahan evaluasi atas tindakan dan keputusan yang kita ambil dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ketika kita berusaha berjalan pada jalan yang benar, Alkitab atau Firman TUHAN dan ROH KUDUS akan menjalankan fungsi controlling agar kita dapat sampai pada tujuan.
*Kita tidak perlu menunggu sampai tersesat lebih dulu dan baru berjalan dalam jalan TUHAN. Kita harus secara terus-menerus melakukan evaluasi terhadap setiap tindakan, keputusan, tingkah laku, bahkan gaya hidup kita hari demi hari sehingga tujuan kita untuk menjadi serupa dengan KRISTUS tercapai.*
*”Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)*
*REFLEKSI DIRI*
1. Apakah kita senantiasa berada pada jalan yang benar yaitu jalan TUHAN? Jika ya, apakah kita mengalami kesulitan untuk tetap konsisten berjalan pada jalan atau jalur tersebut?
2. Bagaimana kita dapat mencegah diri kita agar kita tidak keluar dari jalur atau jalan TUHAN?
*POKOK DOA*
BAPA kami yang baik, ujilah jalan hidup kami ya TUHAN melalui firman-Mu, agar supaya jalan hidup kami tidak tersesat di jalan dunia ini, karena banyak dosa dan masalah yang merintangi. Bimbinglah kami ROH KUDUS, biar kami senantiasa berada di jalan-jalan-Mu yang benar dengan petunjuk firman-Mu, sampai kami mencapai tujuan yaitu menjadi serupa dengan KRISTUS.
Di dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS kami berdoa. Amin.
*YANG HARUS KITA LAKUKAN*
*Ujilah setiap tindakan dan keputusan yang kita buat setiap hari.*
_*Setiap Firman TUHAN yang kita aminkan, maka Firman TUHAN itu akan hidup dalam kehidupan kita secara nyata.* (Redaksi)








