PIKULLAH KUK KEKAL

- Redaktur

Minggu, 12 Maret 2023 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Mimbar Agama Kristen :

Matius 11:29-30 :
“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Jika saat ini Anda sedang menjalani hidup yang berbeban terlalu berat, inilah salah satu alasannya, Anda terlalu banyak memegang kendali.

Anda menganggap semua hal tergantung pada Anda.
Anda menganggap, “Jika saya mau, maka itu terserah saya. Saya tidak akan menyerah. Saya harus membuat ini berhasil.”

Saudara, Anda bukanlah manajer dari alam semesta ini. Semakin besar keinginan Anda untuk mengontrol, semakin stres hidup Anda.

KRISTUS punya rencana yang berbeda buat Anda :
“Pikullah KUK yang KUpasang dan belajarlah dari-KU, karena AKU lemah lembut dan rendah hati, dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Karena KUK yang KU pasang itu enak dan beban KU pun ringan ”
(Matius 11: 29-30).

Anda berkata, “Tunggu dulu.” Memikul kuk yang TUHAN pakai?
Itu terdengar seperti sebuah beban.
Saya tidak memerlukan lebih banyak beban.
Saya sudah memikul beban terlalu berat!”

Mari kita lihat lagi apa yang YESUS katakan dalam Matius 11 ketika DIA menyuruh kita memikul kuk yang DIA pasang atas kita.
Jika kita tidak dibesarkan di area pertanian, kita mungkin tidak tahu apa itu kuk.
*Kuk adalah sebatang kayu yang menyatukan dua hewan ternak sehingga mereka dapat berbagi beban*.
Kuk bukanlah baju zirah.
Saat kita memasang tali kekang pada hewan, maka ia akan menarik seluruh beban.
Akan tetapi dengan kuk, kita dapat menggabungkan dua hewan atau lebih sehingga beban itu bisa dibagi, dan itu meringankan pekerjaan hewan itu.
Kuk membuat hidup hewan itu lebih mudah, bukan lebih sulit.

Ketika Yesus menyuruh kita untuk memikul kuk yang DIA pasang atas kita.
Dia sedang berkata, *“AKU tidak pernah merancang engkau untuk memikul semua masalahmu sendiri.*
Biarkan AKU membantumu!
Bergabunglah dengan-KU, jadilah sahabat-KU.
AKU akan membantumu memikul beban itu.”

Jika saat ini kita merasa stres, berarti kita tidak terhubung dengan YESUS KRISTUS .
Stres adalah sebuah tanda peringatan.
Itu memberi tahu KITA bahwa KITA sedang mencoba mengendalikan banyak hal dan menangani terlalu banyak hal sendiri.

kita mungkin seorang pengikut KRISTUS, tetapi bila saat ini kita berlebihan beban, berarti Kuk kita tidak terhubung dengan-NYA.
Sebaliknya, setiap kali kita tersambung kembali dan berbagi beban Kuk dengan-NYA, YESUS akan membantu kita menarik beban itu.
Dan stres kita pun akan menurun.

Sangat menggoda buat berpikir bahwa penangkal stres ialah dengan melarikan diri.
Akan tetapi, masalahnya adalah stres itu ada di dalam pikiran kita — jadi kita membawanya serta ke mana pun kita pergi.
Kita bisa sama stresnya saat berbaring di pantai berpasir putih seperti saat kita berada tepat di tengah masalah kita di rumah.

Jawabannya ialah, dengan menyerahkan kendali kita dan memikul kuk yang KRISTUS YESUS pasang.
Ketika kita melakukannya, *TUHAN YESUS akan memberikan kita Damai Sejahtera.*

(**)

Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru