*Matius 24:13*
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
KAB.BEKASI,| Sangkakala Tv-
Karakter seseorang akan diuji di saat ia menghadapi konflik/masalah, terutama ketika konflik tersebut berkenaan dengan pandangan tentang apa yang benar dan salah.
Ia harus membuat keputusan apakah ia akan berkompromi dan melanggar apa yang ia percayai sebagai apa yang benar atau apa yang salah, atau tetap teguh dalam mempertahankan karakter dan menghadapi konsekuensinya.
Inilah yang terjadi pada seorang ratu Persia yang bernama Wasti. Ia dipanggil raja untuk dipertontonkan di depan para pejabat dan perwira militer yang sedang mabuk.
Wasti menolak permintaan tersebut karena merendahkan dan tidak sesuai dengan karakternya sebagai seorang ratu.
Saat mengambil keputusan tersebut, ia pasti tahu persis konsekuensi yang ia hadapi, karena pada masa itu para istri tidak dapat menentang permintaan suami mereka.
Karena mempertahankan karakter, Wasti harus membayar mahal. Ia dilepaskan dari posisinya sebagai ratu dan diusir dari takhta (Ester 1).
Krisis mengungkapkan karakter kita yang sebenarnya, dan untuk mempertahankan karakter yang benar terkadang merupakan hal yang sulit karena hal itu bisa membuat kita terlihat aneh atau bodoh, dan ada kalanya malah dapat merugikan.
Ketika berada di bawah tekanan besar, mengetahui apa yang benar dan melakukan apa yang benar adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Untuk mempersiapkan diri agar kita kuat dalam mempertahankan karakter di saat konflik, kita harus membangun karakter tersebut dari pilihan dan kebiasaan kita sehari-hari, dan panduan kita adalah firman TUHAN.
Kita gunakan firman TUHAN sebagai dasar untuk membentuk pikiran, kemudian menjadi kata-kata dan tindakan, dengan demikian kita akan memiliki kebiasaan yang sesuai dengan kebenaran firman TUHAN.
*Ketika kita konsisten dengan kebiasaan tersebut, kita akan memiliki karakter KRISTUS dan kemudian menjadi kesaksian bagi orang-orang di sekitar kita dan kita kuat bertahan pada saat ujian datang, seperti tertulis di dalam Mazmur 119:9, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.”*
*REFLEKSI DIRI*
1. Apakah kita pernah diperhadapkan pada konflik/permasalahan yang menguji karakter kita sebagai orang percaya?
2. Apa yang kita lakukan dalam membangun karakter agar sesuai dengan firman TUHAN?
*POKOK DOA*
TUHAN, tolong kami untuk menjadikan firman-Mu sebagai panduan dalam kehidupan kami sehari-hari, sehingga saat ujian datang, karakter KRISTUS menjadi nyata dalam setiap keputusan yang kami ambil.
Dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS kami berdoa. Amin.
*YANG HARUS KITA LAKUKAN*
*Menjadikan firman TUHAN sebagai panduan dari setiap perbuatan, tingkah laku, dan perkataan sehari-hari agar mendapatkan karakter yang tahan uji.*
*HIKMAT HARI INI*
*“Masalah tidak membangun karakter seseorang, tetapi masalah akan menguji kualitas dari karakter seseorang.”*
=========================
_*Setiap Firman TUHAN yang kita aminkan, maka Firman TUHAN itu akan hidup dalam kehidupan kita secara nyata.*_
_*Terpujilah BAPA, PUTRA Dan ROH KUDUS.*_ 🙏✝ (Redaksi).







