DITEMUKAN PULUHAN KKS (KARTU KELUARGA SEJAHTERA ) DI TEMPAT SAMPAH

- Redaktur

Selasa, 23 Februari 2021 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG,| SANGKAKALA TV-
Masa pandemi covid 19 ini rakyat masih merasakan kesulitan ekonomi, terlebih lebih desa terpencil Seperti Desa Pacing Kecamatan jati Sari.
Menurut saksi dirinya sebagai ketua Ormas Barak indonesia di desa pacing kecamatan Jati sari geram karna warga yang tercantum nama nya tidak merasa menerima dan di temukannya puluhan KIS (Kartu indonesia sehat ) di tempat sampah dan baru di ketahui pada hari Selasa (23/02/2021).

Kenapa kartu KKS nya malah terbuang ditempat sampah,
sebenarnya ada apa ini semua dan aneh nya dari nama yang di temukan bahkan sampai ada yang sudah meninggal dunia
Ucap sulaeman.

Saat di konfirmasi ke salah satu warga bernama Dawi Amsari usia 80 tahun warga Rt 01/08 dirinya adalah tokoh dan belum pernah menerima KKS tersebut.
padahal menurut warga ini program pemerintah
Kartu Keluarga Sejahtera adalah kartu yang diterbitkan oleh pemerintah untuk keluarga miskin.
Sebelumnya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ini bernama Kartu Pelindung Sosial (KPS). KPS bentuknya adalah tunai, sedangkan KKS sudah berbentuk nontunai.

KKS ini diterbitkan oleh beberapa bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Jadi masyarakat bisa jadi memiliki KKS yang diterbitkan oleh salah satu bank berikut: Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.

Kartu Keluarga Sejahtera ini digunakan untuk menerima bantuan dari pemerintah, salah satunya adalah Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar 500 ribu rupiah. Tak hanya itu, ada banyak manfaat yang bisa diterima

Ada 21 kepala keluarga warga Desa Pacing kecamatan Jatisari yang tidak menerima Kartu Keluarga Sejahtera

Menurut keterangan Sulaeman hal ini sudah saya ajukan dan akan ditindak lanjuti oleh ketua umum Ormas Barak indonesia D.Sutejo MS

Tinggal menunggu hasil karna hal ini adalah temuan tindakan yang luar biasa pembodohan pelayanan publik.
Ormas Barak adalah bagian dari sosial control, pungkas Sulaeman. (Wiro)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Tapteng Dukung Pelantikan PC Muslimat NU Periode 2026–2031
Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi
Pemkab Tapteng Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik
Sinergi Jaga Keutuhan NKRI, Wabup Tapteng Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI
Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Rapat Pemutakhiran Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Tahun 2026
Penanganan Banjir Mela, Pemkab Tapteng Fokus Normalisasi Aliran Sungai
Sekdakab Tapteng Hadiri Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pemkab Tapteng Dukung Pelantikan PC Muslimat NU Periode 2026–2031

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Sehari Setelah Puting Beliung, Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan Ke Warga Sirisirisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Toba Ikuti Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Sinergi Jaga Keutuhan NKRI, Wabup Tapteng Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Ikuti Rapat Pemutakhiran Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Tahun 2026

Berita Terbaru