Penggunaan Dana BOS SMPN 2 Pagaran Dipertanyakan, Perawatan Gedung/Jamban Sekolah Memprihatinkan

- Redaktur

Senin, 15 Januari 2024 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS) sekolah SMP Negeri 2 Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara dipertanyakan.

Sekolah SMPN 2 Pagaran dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) patut dipertanyakan, pasalnya, Pantauan Tim Jurnalis dan LSM, Kondisi sejumlah gedung sekolah, ruang kelas mengalami kerusakan yakni; plafon, atap gedung Sekolah, dan juga kamar mandi terlihat rusak hingga mengeluarkan aroma bau tidak sedap, hal tersebut diduga tidak ada perawatan alias tidak terurus, Senin, 15/01/2024.

Ada dugaan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilakukan oleh pihak sekolah tidak sesuai dengan kebutuhannya, pasalnya ada beberapa plafon gedung, WC yang sengaja dibiarkan tak terawat.

Salah satu Alumni SMPN 2 Pagaran yang enggan ditulis namanya mengatakan saat dikonfirmasi, Rabu, (15/01), mengatakan jumlah siswa 846 orang, untuk SMP Negeri 2 Pagaran siswa bisa dikategorikan sekolah yang menengah, namun beberapa tahun terakhir ini, WC, Plafon, dan Atap sekolah SMPN 2 Pagaran ini tidak ada perawatan sama sekali.

“lihat saja seperti beberapa gedung, plafon, atap atau seng yang rusak, kamar mandi/WC memprihatinkan dan kotor tidak terurus, namun sampai saat ini belum tersentuh perbaikan oleh pihak Sekolah”, ungkapnya.

Lanjutnya; kondisi bangunan Sekolah tampak masih kokoh namun ketika diamati secara seksama terlihat sekolah ini tampak seperti tak bertuan.

Ketika memasuki lingkungan sekolah terlihat dengan kasat mata banyak ruangan kelas dalam keadaan rusak.

Ditempat berbeda Ketua Umum DPP LSM ICF Indonesia Coruption Fating Tapanuli Utara, Sarwedik M.Habeahan, juga menyentil soal kepemimpinan Kepsek SMP Negeri 2 Pagaran (NS), kalau sudah jalan 2 tahun dana Bos dikelola, Laporan pertanggungjawaban dana Bos pasti sudah disampaikan kepada dinas terkait, tetapi apakah laporan perawatan gedung sekolah atau sarana dan prasarana dicantumkan ?, karena gedung terlihat seperti gedung sekolah tanpa ada pemeliharaan, dan lebih miris kamar mandi tidak terurus dan terpantau ada ular, juga mengeluarkan bau busuk bisa saja oknum kepala sekolah jarang dikantornya atau tidak pernah dibersihkan, kamar mandi siswa yang cukup kotor tidak terawat, dan gayung dikamar mandi tidak disediakan, terus bagaimana siswa jika ingin menyiram habis dari kamar mandi ?, sampai tidak dapat digunakan ujarnya.

Lanjut Sarwedik; Kamar mandi tidak terawat, tujuan dana BOS adalah membantu biaya operasional sekolah dan meningkatkan aksesibilitas serta mutu pembelajaran peserta didik sesuai 5 prinsip pengelolaan yaitu fleksibilitas, efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparasi.

Artinya penggunaan dana BOS harus sesuai kebutuhan, tepat sasaran, tidak boros, dikerjakan dengan tanggungjawab dan terbuka bersama kepala sekolah, dewan guru serta komite untuk pencapaian kualitas pendidikan di lembaga pendidikan tersebut,” tandasnya.

Dia berharap, agar pihak sekolah segera melakukan perbaikan agar para siswa bisa belajar dengan nyaman”, harapnya.

Sementara Kepala sekolah SMP Negeri 2 Pagaran NS Kabupaten Tapanuli Utara, ketika ingin dikonfirmasi sedang mengikuti rapat kordinasi Kecamatan di gedung SMP Negeri SMP Negeri 2 Pagaran.

(Tohap Simaremare)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Toba Memberikan Bantuan Pendidikan Bagi 23 Siswa yang Masuk SMA Unggul
Sat Binmas Polres Touna Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Tojo Una-Una
Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan
BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja
Sosialisasi PAAREDI di SMA HKBP Doloksanggul, TP-PKK Humbahas Tekankan Pola Asuh Adaptif di Era Digital
Pemkab Humbang Hasundutan Edukasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini bagi Siswa SMP
*Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Touna Edukasi Polisi Cilik di SDN 1 Ratolindo*
Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin : Pembangunan SDM Unggul Harus Dimulai dari Pendidikan Dasar dan Menengah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:43 WIB

Pemkab Toba Memberikan Bantuan Pendidikan Bagi 23 Siswa yang Masuk SMA Unggul

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:53 WIB

Sat Binmas Polres Touna Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Tojo Una-Una

Senin, 25 Mei 2026 - 20:30 WIB

Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:16 WIB

Sosialisasi PAAREDI di SMA HKBP Doloksanggul, TP-PKK Humbahas Tekankan Pola Asuh Adaptif di Era Digital

Berita Terbaru