Sidak di Pasar Manonda Palu, Satgas Pangan Polda Sulteng : Stok Beras Cukup, Masyarakat Tidak Panik

- Redaktur

Rabu, 28 Februari 2024 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, SULTENG || Sangkakala7.tv
Tim Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng turun kelapangan memantau ketersediaan beras dan bahan pokok penting (bapokting) lain dengan melakukan Inspeksi mendadak (sidak) di Pasar dan Ritel Modern Kota Palu, Rabu (28/2/2024) pagi

Didampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulteng dan Disperindag Kota Palu, tim mengunjungi para pedagang sembako di pasar Manonda dan Ritel Modern ‘Grand Hero’ Kota Palu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas) Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari dihadapan media mengatakan, hari ini dari tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Sulteng didampingi Disperindag Provinsi Sulteng dan Disperindag Kota Palu melakukan sidak,

Sidak dilakukan di pasar Manonda jalan Bayam Palu Barat dan Ritel Modern Grand Hero Palu, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok khususnya beras dan bahan pokok penting lain, ujarnya

Ia juga menyebut, kegiatan ini selain untuk memantau ketersediaan bahan pokok sekaligus untuk memantau gejolak harga bahan pokok jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.

“Pada kegiatan kali ini kami tidak menemukan adanya kelangkaan bapokting, khusus untuk stok beras di Sulteng cukup banyak dan mencukupi didalam menghadapi Ramadhan dan Idul fitri mendatang,” ucapnya

Kasubbid Penmas juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir terkait stok beras untuk di Palu dan Sulteng pada umumnya, terlebih di Gudang Bulog juga akan segera masuk beras dari Jawa Timur sebanyak 10.000 ton dan beras Impor sebanyak 45.000 ton.

Kalau ada informasi atau pemberitaan melalui media sosial adanya kelangkaan beras, saya pastikan itu tidak benar atau hoax. Masyarakat diminta untuk membeli beras secukupnya saja.

Senada dengan Kasubbid Penmas, Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng Kompol Andi Syaiful yang juga tim Satgas Pangan mengungkapkan, dalam pelaksanaan sidak hari ini terhadap bahan pokok terutamanya beras, minyak goreng masih cukup banyak

“Masyarakat diharapkan tidak perlu panik, tadi disampaikan adanya kenaikan harga beras premium itu dikarenakan trend pasar mendekati lebaran dan adanya permintaan meningkat sehingga harga ikut naik,” terangnya

Andi Syaiful juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mengkonsumsi beras bulog SPHP yang merupakan beras premium tetapi harga medium. Beras ini cukup banyak di Gubang Bulog

Ia juga mengatakan, kegiatan Tim Satgas Pangan untuk memantau ketersediaan bahan pokok beras dan bapokting lain ini juga dilakukan oleh satgas pangan tingakat Kabupaten dan Kota di Sulteng

Sementara itu Kadis Perindagkop Provinsi Sulteng melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Doni Iwan Setiawan, S.T, M.M mengungkapkan, sebenarnya ini merupakan kegiatan rutin kami, memonitor ketersediaan stok dan harga pasar dan kali ini kami didampingi tim Satgas Pangan Polda Sulteng melakukan sidak

“Alhamdullilah, kita pantau seluruh ketersediaan kebutuhan stok pangan dalam kondisi aman, hanya saja ada pokok komoditi yang 2 atau 3 minggu lalu seperti beras ada kenaikan harga, dimana harga beras premium menyentuh harga Rp 15.000/kg .s.d Rp 16.000/kg,” sebutnya

Ini terjadi karena adanya beberapa faktor seperti faktor cuaca, faktor alam, keterlambatan masa tanam, kemungkinan masa panen kita 2-3 bulan kedepan. Kemungkinan pasca lebaran tiba musim panen, kita akan kembali stabil, terang Doni

Ia juga memprediksi dalam satu bulan kedepan masih akan ada trend kenaikan, tetapi saya pastikan untuk stok kita aman, dan masih ada alternatif pilihan beras murah yaitu beras SPHP dari penugasan Bulog itu masih terjangkau Rp 11.000/kg dengan kualitas premium tetapi dijual dengan harga medium.

“Sehingga saya imbau kepada masyarakat mungkin bisa memanfaatkan beras murah Bulog sebagai alternatif beras premium yang ada di pasar.”

(Fitri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Buka Lomba HUT RI, Kecamatan Doloksanggul Dorong Kebersamaan Warga
Jelang Upacara HUT RI, ASN Pemkab Toba Bersihkan Venue Lapangan Sisingamangaraja
Pemulihan Pascabencana, Pemkab Tapteng Kebut Realisasi TKD
Penduduk Humbahas 213.796 Jiwa, Doloksanggul Jadi Kecamatan Terpadat
Negara Hadir untuk Rakyat, Dua Jembatan Di Humbahas Hampir Rampung
Bupati Humbahas Hadiri Rakor Forkopimda Regional Sumatera Di Batam
Pendapatan Toba Menyusut, Belanja Modal 2026 Naik Rp18,99 Miliar, 2027 Justru Anjlok
Menuju Jamnas XII, Bupati Humbahas Pesankan Kontingen Jaga Nama Baik Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Bupati Humbahas Buka Lomba HUT RI, Kecamatan Doloksanggul Dorong Kebersamaan Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jelang Upacara HUT RI, ASN Pemkab Toba Bersihkan Venue Lapangan Sisingamangaraja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Pemulihan Pascabencana, Pemkab Tapteng Kebut Realisasi TKD

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Negara Hadir untuk Rakyat, Dua Jembatan Di Humbahas Hampir Rampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Rakor Forkopimda Regional Sumatera Di Batam

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemulihan Pascabencana, Pemkab Tapteng Kebut Realisasi TKD

Kamis, 13 Agu 2026 - 19:29 WIB