Photo : Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta.(Sangkakala 7/Dzulfadli Tambunan)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Masa jabatan Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) akan berakhir pada Tanggal 14 November 2024. Belum diketahui pasti apakah Wakajati Jawa Tengah itu akan lanjut memimpin Pemkab Tapteng hingga terpilihnya Bupati defenitif hasil Pilkada 27 November 2024 mendatang.
Sugeng Riyanta dilantik menjadi Pj Bupati Tapteng oleh Pj Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, Rabu (15/11/2023), di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur. Hingga saat ini, sebelas bulan sudah, Sugeng bertugas sebagai kepala pemerintahan di Tapteng. Sugeng bertanggung jawab dalam menjalankan Pemerintahan Daerah dan melaksanakan kebijakan Pemerintah Pusat.
Datang dengan seabrek prestasi di dunia adiyaksa, pria yang akrab disapa dengan sebutan “Mas Sugeng” ini, langsung tancap gas. Sugeng langsung menggebrak dengan aksi-aksi spektakuler yang menakjubkan. Sugeng terus berbenah, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan tatanan birokrasi yang ideal. Penguatan internal kelembagaan dan reformasi birokrasi jadi agenda utama.
Proses pembangunan dan pelayanan publik meningkat dengan signifikan. Beberapa program unggulan dijabarkan melalui sejumlah kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk dilaksanakan selama masa pemerintahannya.
Berkat tangan dingin Sugeng, APBD Tapteng yang sebelumnya dihantui defisit Rp43,44 miliar, menjadi surplus. Pria kelahiran Kulon Progo 4 November 1972 ini sukses mengendalikan arus kas, hingga mencatatkan surplus Rp64,06 miliar.
Kepakan sayap Sugeng berlanjut dengan melakukan pembenahan tata kelola birokrasi, serta membidik oknum-oknum pelaku dugaan praktik penyelewengan anggaran. Pria yang baru mendapat promosi jabatan sebagai Wakajati Provinsi Jawa Tengah ini, berhasil membongkar dugaan kasus pemotongan dana BOK dan Jaspel Dinas Kesehatan. Tiga petinggi Dinas Kesehatan menjadi pesakitan di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan.
“Niat saya ibadah. Saya bekerja semata-mata mengharap ridho Allah. Saya ditugaskan ke Tapteng untuk bekerja,” ujar Sugeng.
Berikut beberapa indikator lain keberhasilan pemerintahan Sugeng Riyanta, yang disematkan gelar “Manusia Setengah Dewa” asal Kulon Progo, Yogyakarta.
1. Program penanganan Stunting, pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan ekstrim selama tahun 2024 ini berhasil dengan baik.
2. Pelayanan di bidang kesehatan meningkat tajam. Terbukti, Pemkab Tapteng mendapatkan piagam penghargaan UHC dari Wapres.
3. Program rehab RTLH melalui Program Tapteng Membara berhasil merenovasi rumah tidak layak huni sebanyak 108 unit dan akan bertambah lagi sekitar 40 sd 50 unit lagi sampai akhir tahun nanti.
4. Tatakelola pemerintahan berbasis prinsip good governance, indeknya meningkat, SAKIP semula nilainya C, ditahun ini meningkat jadi CC.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








