Photo : Pengumuman Nomor : 800.1.2.2/6270/2024, Tentang Pembatalan Kedua Atas Kelulusan Administrasi Pengadaan PPPK di Lingkungan Pemkab Tapteng Tahun 2024. (Sangkakala 7/Humas Pemkab Tapteng)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Setelah membatalkan kelulusan administrasi 13 peserta, Panitia Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2024, kembali menganulir kelulusan 4 peserta seleksi PPPK yang telah dinyatakan lulus administrasi dalam Pengumuman Nomor : 800.1.2.2./7012/2024, tanggal 30 Oktober 2024.
Dikutip dari Pengumuman Nomor : 800.1.2.2/6270/2024, Tentang Pembatalan Kedua Atas Kelulusan Administrasi Pengadaan PPPK di Lingkungan Pemkab Tapteng Tahun 2024, tanggal 11 November 2024, ditandatangani Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta, empat peserta seleksi PPPK yang dianulir kelulusan administrasinya, berasal dari tenaga teknis dan tenaga guru.
Disebutkan, berdasarkan hasil verifikasi ulang yang dilakukan Panitia Seleksi Pengadaan PPPK Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2024, terhadap kelengkapan dokumen Peserta Seleksi PPPK, keempat calon mengunggah surat yang tidak sesuai dengan ketentuan (dugaan pemalsuan dokumen).
Beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangan pembatalan kelulusan empat peserta seleksi PPPK tersebut adalah, Surat Pernyataan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah Nomor 800/2808/LH/XI/2024 tanggal 6 November 2024, dan Surat mantan Kepala SDN 152977 Sarudik 1, Nurlisma Simamora, perihal pengaduan dugaan pemalsuan tanda tangan.
Selanjutnya, Surat Kepala SDN 156484 Rianiate Kecamatan Sorkam, Rosmauli Hutagalung, Nomor 421.2/65/SD/2024 tanggal 7 November 2024 perihal pengaduan dugaan pemalsuan tanda tangan, dan Surat Kepala SDN 157630 Sorkam Kanan 3 Kecamatan Sorkam Barat, Naunur Naipospos, Nomor 421.2/36/SD/2024 tanggal 8 November 2024 perihal pengaduan dugaan pemalsuan tanda tangan.
Berikut, empat nama-nama peserta seleksi PPPK yang dibatalkan kelulusan administrasinya, 1. Febri Soraya Simatupang (Penata Layanan Operasional), 2. Yusnan Efendi Tanjung (Guru Agama Islam), 3. Widiawati Simamora (Guru Agama Islam), 4. Sri Yuniwati (Guru Penjasorkes).
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








